Monyet Liar Serang Warga di Tembilahan Riau, 16 Orang Terluka

Seekor monyet liar masuk ke permukiman warga di Tembilahan, Riau dalam beberapa hari terakhir. Monyet itu menyerang warga di sana, total sudah 16 orang dilaporkan terluka.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidy, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, serangan monyet yang terjadi di Kecamatan Tembilahan hanya melibatkan satu ekor, bukan sekelompok monyet seperti yang terlihat dalam video viral di media sosial.
"Saat ini terindikasi hanya satu ekor. Untuk video yang viral di media sosial itu, diduga merupakan kejadian di Kalimantan, bukan di Tembilahan," kata Junaidy kepada kumparan, Kamis (6/8).
Meski hanya melibatkan seekor monyet liar, jumlah korban terus bertambah. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 16 warga mengalami luka akibat serangan hewan tersebut.
"Korban sudah bertambah menjadi 16 orang. Sebagian besar mengalami luka robek akibat cakaran dan gigitan monyet. Para korban juga langsung diberikan vaksin untuk mencegah risiko rabies, karena kondisi monyet tersebut belum diketahui," ujarnya.
Junaidy memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan setempat. Pemerintah daerah juga menanggung biaya pengobatan para korban sebagai bentuk tanggung jawab dan perlindungan terhadap masyarakat.
Sementara itu, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap monyet liar tersebut.
Hingga kini, hewan tersebut belum berhasil ditangkap. Upaya penangkapan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat yang turut membantu petugas karena khawatir jumlah korban terus bertambah.
"Perburuan monyet liar ini juga melibatkan warga yang turut prihatin dengan adanya serangan tersebut dan khawatir korban terus bertambah," jelasnya.
Menurut Junaidy, monyet liar tersebut beberapa kali terlihat memasuki kawasan permukiman, terutama rumah warga yang berada di bantaran sungai. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan hingga hewan tersebut berhasil diamankan.
"Kejadiannya berada di pinggiran sungai. Monyet itu masuk ke rumah-rumah warga yang berada di sekitar bantaran sungai. Kami mengimbau masyarakat untuk menutup pintu dan jendela agar monyet tersebut tidak masuk. Selain itu, jika keluar rumah sebaiknya tidak sendirian," imbaunya.
