Penanganan Karhutla Jadi Salah Satu Prioritas Kapolda DIY Irjen Langgeng Purnomo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda DIY Irjen Pol. Langgeng Purnomo di Mapolda DIY, Yogyakarta, Jumat (9/10/2026). Foto: Panji/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda DIY Irjen Pol. Langgeng Purnomo di Mapolda DIY, Yogyakarta, Jumat (9/10/2026). Foto: Panji/kumparan

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu prioritas utama Kapolda DIY, Irjen Pol Langgeng Purnomo. Kepolisian berkomitmen menangani berbagai potensi gangguan keamanan dan bencana alam di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Semua menjadi fokus, termasuk karhutla. Semua permasalahan, baik itu menyangkut keamanan, bencana alam, maupun permasalahan manusia menjadi tanggung jawab Polri," ujar Langgeng di Mapolda DIY, Jumat (9/10).

Langgeng menegaskan penanganan karhutla mengandalkan kolaborasi erat bersama seluruh pemangku kepentingan.

"Bersama seluruh pemerintah daerah, TNI, dan tentunya gotong royong bersama masyarakat," tambahnya.

Kapolda DIY Irjen Pol. Langgeng Purnomo memimpin Upacara Serah Terima Pataka Polda DIY di Yogyakarta, Jumat (9/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, mengungkapkan kondisi kekeringan di DIY tahun ini cukup ekstrem lantaran hujan belum kunjung turun. Sebagai langkah antisipasi, Polda DIY mengoptimalkan peran personel Bhabinkamtibmas untuk melakukan edukasi preemtif.

"Jauh sebelum terjadi kebakaran, jajaran mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi bahaya kebakaran dan tidak melakukan hal-hal yang memicu api. Petugas juga berpatroli, jika menemukan titik api dan bisa dipadamkan, langsung ditangani. Jika tidak, akan berkoordinasi dengan *stakeholder* terkait," jelas Ihsan.

Ihsan menekankan bahwa sinergitas antara Pemda, pemadam kebakaran, serta dinas terkait menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.

Marak Karhutla di Gunungkidul dan Kulon Progo

Maraknya karhutla di DIY dipicu oleh musim kemarau panjang. UPT Damkarmat Kabupaten Gunungkidul mencatat 191 kejadian kebakaran sepanjang tahun 2026, dengan 106 di antaranya merupakan kebakaran lahan. Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 124 hektare.

"Dugaan awal pemicunya dari aktivitas pembersihan lahan dengan cara dibakar. Karena kondisi kering dan angin kencang, api meluas hingga tak terkendali," kata Kasubag TU UPT Damkarmat Gunungkidul, Ngadiyono, Kamis (8/10).

BPBD Gunungkidul terus menggencarkan sosialisasi pencegahan ke masyarakat di enam kelurahan serta membentuk Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar).

Lonjakan kasus karhutla juga terjadi di Kabupaten Kulon Progo. Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kulon Progo, Eko Susanto, mencatat ada 66 kejadian karhutla sepanjang tahun ini, melonjak tajam dibanding tahun lalu yang hanya lima kasus.

"Pemicunya mengarah pada kelalaian, seperti membakar sampah atau lahan tanpa ditunggui, serta membuang puntung rokok sembarangan ke tepi jalan yang dipenuhi daun kering. Selain itu, faktor cuaca yang sangat panas juga bisa memicu paparan sinar matahari ke objek kering," pungkas Eko.