Pengusaha di Singkawang Tewas Ditembak Suruhan Adik Kandung Korban

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para pelaku pembunuhan pengusaha di Singkawang, Kalimantan Barat. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Para pelaku pembunuhan pengusaha di Singkawang, Kalimantan Barat. Foto: Dok. Istimewa

Seorang pengusaha di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Cung Su Liat alias Aliat (55), ditemukan tewas dengan luka tembak di halaman rumahnya di Jalan Tanjung Batu Dalam Kopisan, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Barat, Senin (3/8/2026) sekitar pukul 07.10 WIB.

Korban ditemukan mengalami luka tembak pada bagian belakang tubuh yang menembus hingga dada. Korban sempat dilarikan ke RSUD Dr. Abdul Aziz, tapi nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap seorang pria bernama Suchandri yang diduga sebagai pelaku penembakan. Penangkapan dilakukan di rumah orang tua pelaku di kawasan Roban, Singkawang Tengah.

Sebelum penangkapan, polisi melakukan pendekatan melalui komunikasi WhatsApp untuk memancing pelaku datang ke lokasi.

"Pelaku akhirnya datang sekitar pukul 03.30 WIB dan langsung diamankan oleh tim tanpa perlawanan," kata Kanit Resmob Polda Kalbar, Ipda Tri Satrio Sulistomo.

Kepada polisi, Suchandri mengaku melakukan penembakan terhadap korban atas perintah orang lain.

"Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku melakukan penembakan atas perintah seseorang berinisial TSP alias Aphin dan telah menerima uang sekitar Rp 90 juta secara bertahap sejak November 2025 hingga Agustus 2026," ujar Tri.

Adik Kandung Korban Diduga Jadi Otak Pembunuhan

Polisi menyebut TSP alias Aphin merupakan adik kandung korban. Selain menangkap Suchandri, penyidik juga mengamankan Aphin serta seorang pria berinisial M yang diduga turut terlibat dalam perkara tersebut.

"Selain menangkap S, kami juga menangkap Aphin yang merupakan adik korban serta M yang diketahui sebagai teman S. Kami juga menyita barang bukti berupa satu pucuk senapan angin yang diduga digunakan saat penembakan, pakaian, tas, serta sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan perkara ini," jelas Tri.

Polisi turut menyita satu pucuk senapan angin merek Sharp Innova, pakaian yang diduga digunakan saat beraksi, sebuah tas, serta sejumlah uang tunai yang kini diamankan sebagai barang bukti.

Hingga kini, penyidik masih mendalami motif dugaan pembunuhan berencana tersebut, termasuk menelusuri aliran dana Rp 90 juta serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.