Polisi Selidiki Kasus Wanita di Bandung Diduga Disekap & Dianiaya dalam Kos

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kamar kos yang ditempati seorang wanita yang diduga menjadi korban penyekapan dan aniaya oleh pacarnya di Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (15/6/2026). Foto: Abisatya Ramdhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kamar kos yang ditempati seorang wanita yang diduga menjadi korban penyekapan dan aniaya oleh pacarnya di Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (15/6/2026). Foto: Abisatya Ramdhani/kumparan

Seorang wanita berinisial Y diduga disekap dan dianiaya pria berinisial T di salah satu rumah kos di wilayah Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Kasus ini pertama kali terungkap setelah penjaga kos bernama Resa (40) curiga terhadap kondisi korban sejak pertama kali datang ke lokasi pada 9 Maret 2026. Korban saat itu sudah dalam kondisi lemah dan harus dipapah masuk ke kamar.

Humas Polresta Bandung, Ipda Diny, mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

"Sedang dicek," kata Diny kepada wartawan, Selasa (16/6).

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan saat dihubungi terpisah belum memberikan penjelasan resmi terkait kasus tersebut.

Menurut sumber kumparan di kepolisian, kasus itu tengah ditangani Unit PPA dan PPO Polda Jawa Barat.

Sekilas Kasus

Sebelumnya, seorang wanita berinisial Y diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh pria yang mengaku sebagai suaminya di sebuah rumah kos di wilayah Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Kasus tersebut terungkap setelah kondisi korban memburuk dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Penjaga kos, Resa (40), mengaku curiga terhadap kondisi korban sejak pertama kali datang ke rumah kos pada 9 Maret 2026. Menurutnya, korban saat itu sudah dalam kondisi lemah dan harus dipapah masuk ke kamar.

"Masuk ke kamar juga sudah dipapah. Saya lihat sama istri di sini (gerbang kos), sudah tidak bisa jalan," kata Resa saat ditemui, Senin (16/6).

Resa, penjaga kos yang ditempati seorang wanita yang diduga menjadi korban penyekapan dan aniaya oleh pacarnya di Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (15/6/2026). Foto: Abisatya Ramdhani/kumparan

Selama tinggal di rumah kos tersebut, korban disebut jarang bahkan tidak pernah terlihat keluar kamar. Resa juga mengaku beberapa kali melihat kamar korban dikunci dari luar saat pria yang mendampinginya pergi.

"Kalau dia keluar suka dikunci dari luar," ujarnya.

Selain itu, penghuni kos lain disebut kerap mendengar suara benturan keras dari dalam kamar meski tidak pernah mendengar teriakan korban.

Kasus tersebut mulai terungkap setelah korban dibawa ke rumah sakit dalam kondisi mengalami luka serius. Korban sempat mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Ujung Berung sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Penjaga kos yang ikut mengantar korban mengaku prihatin melihat kondisi perempuan tersebut. Ia bahkan sempat dimintai keterangan oleh tenaga medis karena menjadi salah satu pihak yang mengetahui keberadaan korban selama tinggal di rumah kos.

Belakangan muncul dugaan bahwa pria yang selama ini mengaku sebagai suami korban ternyata bukan pasangan sah perempuan tersebut. Dugaan penyekapan dan penganiayaan pun mencuat setelah kondisi korban diketahui pihak rumah sakit dan penghuni kos.

Hingga kini polisi masih mengumpulkan informasi dan keterangan terkait peristiwa tersebut. Aparat juga belum menyampaikan secara rinci kronologi maupun status pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.