Polisi Tangkap 8 Anggota Geng Motor di Medan, Kerap Tawuran dengan Sajam

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi geng motor. Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi geng motor. Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Satreskrim Polrestabes Medan bersama Tim Khusus Jaga Cegah Sigap (JCS) Polrestabes Medan menangkap delapan anggota geng motor bernama Salvador 424 yang membuat keresahan di jalanan Kota Medan.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, mengatakan kasus ini berawal ketika geng motor tersebut terlibat tawuran menggunakan senjata tajam di Jalan Dr. Mansyur, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, pada Senin (5/10) dini hari.

Polisi kemudian menangkap salah satu anggota geng motor berinisial ANZ (15) di rumahnya di Jalan Jati, Kota Medan. Polisi menemukan senjata tajam jenis celurit di atas lemari milik ANZ.

"Selanjutnya tim langsung memboyong para anggota geng motor dan barang bukti ke Polrestabes Medan guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Bimo dalam keterangannya, Rabu (7/10).

Dari hasil pengembangan terhadap ANZ, polisi kemudian menangkap tujuh anggota geng motor lainnya, yakni RSP (17), AK (20), FMG (16), SP (20), DT (18), JOH (18), dan EYS (19). Sejumlah senjata tajam yang diduga digunakan anggota geng motor tersebut juga telah diamankan.

Bimo menjelaskan pemicu tawuran tersebut berawal ketika salah satu anggota geng motor berinisial AK (20), yang bekerja sebagai kurir makanan, mengirim pesan kepada anggota geng motor lain bernama Dokmar Stay High melalui Instagram. Pesan tersebut berisi tantangan untuk melakukan tawuran.

"Jadi tiap geng motor ini ada adminnya. Adminnya ini yang nantangin geng motor lain yang enggak satu naungan, 'Ayolah jumpa kita, kau jangan sok paten'," ucap Bimo.

AK kemudian mengumpulkan teman-temannya dan pergi ke Jalan Dr. Mansyur untuk melakukan tawuran dengan anggota geng motor lainnya.

"Lawannya Dokmar Stay High. Pemicu tawuran DM Instagram dan bertemu di simpang Dr. Mansyur," pungkas Bimo.

Dari peristiwa tawuran tersebut, tidak ada korban yang mengalami luka.

Pihak kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap anggota geng motor lainnya yang diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut.