Polrestabes Medan Pastikan Mantan Istri Polisi Meninggal Bukan Korban Pembunuhan

Polrestabes Medan memastikan tewasnya wanita berinisial WLG di rumahnya di Medan Helvetia, Kota Medan, merupakan kasus bunuh diri. WLG mengakhiri hidupnya menggunakan senjata api milik mantan suaminya, yang merupakan anggota polisi berpangkat brigadir berinisial ISH.
Hal tersebut diungkapkan setelah pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Inafis. Di dalam kamar mandi tersebut ditemukan senjata api dan hasil autopsi pada korban ditemukan residu di tubuh korban.
"Tim Inafis sudah melakukan tindakan pertama TKP dan olah TKP dengan hasil bahwa betul ada senjata api di dalam (kamar mandi) dan ada perlukaan di korban, dikuatkan dengan hasil Labfor. Dikuatkan dengan hasil autopsi yang dilakukan oleh dokter autopsi bahwa adanya sisa residu di jari, tangan, badan, baju milik korban," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, saat ditemui di Polrestabes Medan, Selasa (4/8).
Calvijn menuturkan, tim identifikasi dan Laboratorium Forensik (Labfor) melakukan swab (pengambilan sampel) pada jari tangan di tubuh ISH tidak ditemukan sisa residu.
"Tim identifikasi bersama Labfor melakukan hal yang sama, swab jari tangan di tubuh saksi ISH, dengan hasil tidak ditemukan sisa residu yang ada," ujar Calvijn.
Berdasarkan hasil pemeriksaan autopsi pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Hanya ditemukan bekas satu luka tembakan pada bagian kepalanya.
"Di sini didapati bahwa dari keterangan para ahli, yang pertama adalah dokter forensik yang melakukan autopsi bahwa tidak ada bekas-bekas kekerasan atau bekas-bekas apa pun, benda tumpul, benda tajam yang melukai korban," ucap Calvijn.
"Hanya ada satu luka tembak yang berada di bagian kepalanya, yang dilakukan bunuh diri seperti yang saya jelaskan tadi, dikuatkan dengan dua saksi ISH dan anak," lanjutnya.
Pihak kepolisian masih melakukan proses penyidikan lanjutan terkait motif bunuh diri pada korban.
Sebelumnya, seorang wanita berinisial WLG ditemukan tewas di rumahnya di Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia, Kota Medan, Minggu (2/8). Ia bunuh diri dengan menembakkan pistol milik mantan suaminya yang anggota polisi.
