Pria di Bandung Tewas Ditusuk saat Tagih Utang Rp 200 Ribu

Seorang pria berinisial LA (38) tewas ditusuk pelaku berinisial AN (30) di Jalan Cibangkong Lor, RT 05/RW 11, Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. Penusukan ini dipicu saat korban menagih utang kepada pelaku.
Kapolsek Batununggal, Iptu Ahmad Rifai, mengatakan kasus ini berawal saat korban datang menemui pelaku untuk menagih utang.
"Dari keterangan sementara, korban datang menemui pelaku dan mengatakan saat ini dirinya perlu uang sebesar Rp200 ribu," kata Rifai dalam keterangannya, Senin (20/7).
Namun, permintaan korban tidak dipenuhi pelaku. Korban kemudian meminta pelaku menggadaikan telepon genggamnya untuk melunasi utang tersebut.
"Saat permintaan tersebut tidak dipenuhi, korban kemudian meminta telepon genggam milik pelaku untuk digadaikan karena mengaku membutuhkan uang saat itu juga," ujarnya.
Permintaan itu juga ditolak pelaku hingga keduanya terlibat cekcok. Keributan tersebut menarik perhatian warga sekitar, termasuk seorang saksi bernama Barnas yang berusaha melerai.
Pelaku yang tidak terima kemudian menusukkan pisau ke arah korban.
"Pelaku tidak terima sehingga terjadi keributan antara korban dan pelaku. Saat itu pelaku menusukkan pisau ke arah korban," kata Ahmad.
Korban Sempat Berusaha Menyelamatkan Diri
Setelah terkena tusukan, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Pelaku sempat ditahan oleh saksi, namun berhasil melepaskan diri setelah saksi tertimpa sepeda motor yang berada di lokasi.
"Korban sempat berlari meninggalkan lokasi untuk menyelamatkan diri. Pelaku kemudian kembali mengejar korban setelah terlepas dari pegangan saksi," jelas Ahmad.
Tak lama kemudian, saksi yang berusaha mengejar keduanya menemukan korban telah tergeletak di jalan dalam kondisi bersimbah darah. Sementara itu, pelaku berhasil diamankan warga sebelum polisi tiba di lokasi.
"Saat saksi mencoba mengejar keduanya, saksi melihat korban sudah tergeletak dan bersimbah darah, kemudian saksi meninggalkan lokasi kejadian," ujarnya.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi jenazah korban untuk kepentingan penyelidikan.
Ahmad mengatakan penyidik masih mendalami motif pasti di balik penusukan tersebut. Polisi juga masih mencari pria yang datang bersama korban karena diduga mengetahui rangkaian peristiwa sebelum keributan terjadi.
