Pria di Bangka Selatan Tewas Ditembak Temannya saat Nongkrong

Seorang pria berinisial AK (42), warga Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, tewas ditembak di sebuah rumah kontrakan di Jalan Payak Ubi, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (28/10) siang. Terduga pelaku berinisial MA (35) diduga merupakan teman korban.
Peristiwa penembakan itu bermula saat korban bersama dua orang saksi sedang bersantai di dalam kontrakan. Tak lama kemudian, MA datang dan bergabung untuk berbincang dengan mereka.
Namun, tidak lama setelah itu, terdengar suara letusan senjata api. Kedua saksi yang terkejut kemudian melihat korban sudah bersimbah darah dan tergeletak di lantai.
Sementara itu, MA langsung meninggalkan kontrakan dan melarikan diri menggunakan sepeda motor.
"Kami sudah dapat laporannya dari Kapolres Bangka Selatan bahwa ada kejadian penembakan di sana yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Sugiyarso, Rabu malam (28/10).
Agus mengatakan, tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bangka Belitung telah menuju Bangka Selatan dan bergabung dengan jajaran Polres setempat untuk memburu terduga pelaku.
Petugas gabungan dari Polres Bangka Selatan dan Polda Bangka Belitung juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Dari hasil penyelidikan awal, polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku berinisial MA (35), dan saat ini pelaku masih dalam pengejaran polisi," ungkapnya.
Agus menambahkan, Kapolda Bangka Belitung telah memerintahkan jajarannya untuk segera menangkap terduga pelaku. Koordinasi antarwilayah juga dilakukan untuk mendukung upaya penangkapan.
"Perintah Bapak Kapolda, agar terduga pelaku segera ditangkap termasuk melakukan koordinasi antar satuan wilayah guna membantu penangkapan terhadap terduga pelaku ini," jelasnya.
Berdasarkan informasi yang diterima polisi, korban sempat dibawa warga ke Klinik Bakti Timah Toboali setelah kejadian. Namun, nyawanya tidak tertolong.
"Rencananya korban akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda untuk selanjutnya dilakukan autopsi guna kepentingan penyelidikan," ujar Agus.
