Pria di Depok Curi Sepeda di Depan Mushola, Dikembalikan 2 Hari Kemudian

Kasus pencurian sepeda anak terjadi di depan Mushola Al-Ikhwan, Kampung Pulo RT 004/RW 009, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Aksi pelaku terekam CCTV.
Dalam video tersebut, tampak korban datang mengendarai sepeda. Kemudian, korban masuk ke mushola untuk salat. Beberapa saat kemudian, datang pelaku yang mengambil sepeda tersebut.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra mengatakan, peristiwa pencurian terjadi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 18.12 WIB. Korban, Arkan, saat itu datang ke mushola untuk menunaikan salat Magrib dengan mengendarai sepedanya.
"Berawal Arkan (korban) saat itu sedang menggunakan sepeda Polygon dan berniat ke mushola untuk ibadah Magrib. Setelah selesai dan hendak pulang, korban kaget karena sepeda yang ditaruh di depan mushola sudah tidak ada," kata Hendra.
Mengetahui sepedanya hilang, warga bersama Ketua RT 04/RW 09, Hamzah, langsung memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) mushola. Dari rekaman tersebut terlihat seorang pelaku beraksi seorang diri dan membawa kabur sepeda milik korban.
Polisi Cek TKP, Pelaku Kembalikan Sepeda
Menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial, personel Unit Reskrim dan SPKT III Polsek Pancoran Mas langsung mendatangi lokasi kejadian.
AKP Hendra mengatakan, petugas tiba di lokasi pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 00.04 WIB.
"Menyikapi aduan melalui media sosial, anggota Reskrim dan SPKT III Polsek Pancoran Mas telah melakukan pengecekan ke TKP dan bertemu dengan Ketua RT 04/RW 09, Bapak Hamzah. Yang bersangkutan membenarkan adanya peristiwa pencurian sepeda anak di wilayah tersebut," ujar AKP Hendra.
Pelaku Kembalikan Sepeda
Dua hari kemudian terjadi perkembangan. Pada Selasa (4/8) sekitar pukul 01.30 WIB, pelaku datang dan mengembalikan sepeda milik korban.
"Kami mendapatkan informasi kalau sepedanya sudah ditemukan. Namun, sampai saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan polisi," kata AKP Hendra.
AKP Hendra mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan.
"Kami mengimbau kepada warga agar tidak meninggalkan kendaraan di tempat umum tanpa pengawasan dan menggunakan kunci pengaman ganda, meskipun hanya ditinggal sebentar," pungkasnya.
