Pria di Depok Jual Mobil Curian Rp 4 Juta, Diciduk Polisi

Seorang pria berinisial US ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Metro Depok setelah mencuri mobil Toyota Kijang di wilayah Pancoran Mas, Kota Depok. Mobil hasil curian tersebut dijual pelaku melalui sistem cash on delivery (COD) seharga Rp 4 juta.
Pencurian terjadi pada Kamis (11/6) sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, korban memarkirkan mobilnya di belakang rumah di kawasan Jalan Poncol Bawah, Pancoran Mas.
Pada pagi harinya, korban kaget karena mobil tersebut sudah tidak berada di tempat.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV, mobil korban terlihat melintas di sekitar pos satpam.
"Setelah mengecek rekaman CCTV, terlihat mobil tersebut melintas di sekitar pos satpam dan diduga dibawa oleh pelaku setelah merusak bagian kunci kontak kendaraan," ujar Made, Jumat (11/9).
Dari hasil penyelidikan, pemeriksaan sejumlah saksi, dan penelusuran rekaman CCTV, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku.
Ditangkap di Kos Cilangkap, Mobil Dijual Rp4 Juta Lewat Facebook
US ditangkap di sebuah tempat kos di wilayah Cilangkap, Tapos, Kota Depok, pada Rabu (9/9/2026).
Dalam pemeriksaan, US mengaku telah menjual mobil hasil curiannya kepada seseorang yang dikenalnya melalui Facebook. Transaksi dilakukan dengan sistem COD.
"(Transaksi) COD. Ini yang masih kita lakukan penyelidikan, karena proses COD ya bersama pelaku," kata Made.
Pelaku menjual mobil Toyota Kijang tersebut dengan harga sekitar Rp4 juta. Uang hasil penjualan kemudian digunakan untuk membeli sepeda motor dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Uang hasil penjualan kemudian digunakan untuk membeli sepeda motor dan kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.
Korban Rugi Rp35 Juta
Akibat pencurian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp35 juta.
Saat ini, US beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Metro Depok untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu pembeli mobil tersebut yang bertransaksi COD dengan pelaku.
"Kita masih lakukan penyelidikan terkait pembelinya," tutup Made.
