Rumah Kiai NU di Kabupaten Bandung Dirusak 3 Pria: Kaca Pecah, Meja Diinjak

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pemukulan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemukulan. Foto: Shutterstock

Rumah milik KH Uye Waryo, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di Kampung Arcamanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, dirusak tiga pria pada Selasa (18/8) malam.

Peristiwa tersebut bermula saat Kiai Uye menegur para pelaku karena suara knalpot motor yang bising. Tak terima ditegur, para pelaku kemudian mengikuti Kiai Uye masuk ke dalam rumah.

"Saat korban bersama sejumlah warga berkumpul di rumah dan mendengar suara geberan motor knalpot bising di depan rumah, saat ditegur pelaku justru mengikuti korban masuk ke dalam rumah dan melakukan perusakan," kata Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, dalam keterangannya, Jumat (21/8).

Di dalam rumah, ketiga pelaku kemudian mengamuk dan merusak sejumlah barang milik Kiai Uye.

Dalam video yang diterima kumparan, Kiai Uye terlihat meminta para pelaku menahan diri dan tidak emosi. Namun, salah satu pelaku tampak menginjak perabotan milik Kiai Uye.

Polisi yang mendapat laporan adanya keributan kemudian mendatangi lokasi. Namun, para pelaku masih melakukan perusakan hingga akhirnya diamankan oleh warga dan polisi.

"Polsek Cimenyan berhasil mengamankan tiga pelaku yang diduga melakukan penyerangan dan perusakan rumah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di Kampung Arcamanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung," kata Aldi.

KH Uye Waryo diketahui merupakan Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Cimenyan.