Sudah 13 Hari Karhutla di Kampar Riau Belum Padam, BPBD Kerahkan Helikopter

Kebakaran hutan dan lahan melanda Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Kondisi ini sudah memasuki hari ke 13 atau sejak awal Agustus 2026.
Akibatnya, asap tebal menyelimuti Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang. Sejumlah ruas jalan di sana mengalami gangguan asap sehingga jarak pandang terganggu.
Pantauan di lokasi, pihak Manggala Agni, TNI, Polri, dan BPBD menambah personel dari hari sebelumnya. Selain dari darat, terlihat satu helikopter water bombing yang bolak-balik mengangkut air untuk melakukan penyiraman dari udara.
"Hari ini kekuatan personel pemadam ditambah untuk bagaimana segera bisa kita tangani karhutla ini," kata Kepala BPBD Riau, Edy Afrizal, saat diwawancarai kumparan di lokasi kebakaran, Senin (24/8).
Edy menyebut kebakaran cepat meluas karena angin kencang, cuaca panas, dan lahan gambut yang kering serta rawan terbakar. Namun, pemadaman terkendala sumber air.
"Berapa luasan lahan yang terbakar belum bisa dipastikan, yang penting saat ini memadamkannya," ujarnya.
Mobil tangki silih berganti memasok air untuk pemadaman. Sebab, sumber air di lokasi sangat terbatas.
"Pemadaman dari darat, petugas terbagi di beberapa titik. Sebagian bekerja memutus penjalaran api, dan sebagian lagi melakukan pemadaman di tengah," pungkasnya.
Kondisi kebakaran masih cukup luas dan banyak asap mengarah ke permukiman warga di sekitar lokasi.
