Sudah Sepekan Kasus Wanita ASN Tewas di Bandara Juanda, Pelaku Belum Ditangkap

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang wanita belum diketahui identitasnya ditemukan tewas di dalam mobil yang terparkir di Terminal 1 Bandara Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (24/6/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Seorang wanita belum diketahui identitasnya ditemukan tewas di dalam mobil yang terparkir di Terminal 1 Bandara Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (24/6/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Polres Sidoarjo belum menangkap pelaku pembunuhan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50).

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh pengemudi ojek online (ojol) di dalam mobil pelat merah bernomor polisi M 1090 GP di parkiran Terminal 1 Bandara Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (25/6). Hampir sepekan berlalu sejak peristiwa itu, pelaku masih berkeliaran bebas.

Dalam rekaman CCTV, tampak seorang pria mengenakan masker, kacamata, dan kaus biru lengan pendek mengemudikan mobil korban sebelum meninggalkan lokasi.

Kuasa hukum keluarga Ruly, Risang Bima Wijaya, sebelumnya mengaku mendapat informasi bahwa polisi telah menangkap pelaku.

"Ketangkap katanya. Mau dirilis besok atau lusa," kata Risang kepada kumparan, Minggu (28/6).

Tampang pria misterius bersama mayat wanita ASN Bangkalan tertangkap kamera CCTV Bandara Juanda Sidoarjo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Namun, hingga hari ini, Rabu (1/7), polisi belum memberikan penjelasan terbaru.

Kapolsek Sedati Iptu Masyita Dian Sugiantoro menegaskan kabar bahwa pelaku telah diamankan merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

"Info pelaku yang isunya telah tertangkap oleh kepolisian itu hoaks," kata Masyita, Selasa (30/6).

Masyita mengungkapkan, penyidik masih mengalami kesulitan melacak keberadaan pria misterius yang diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap Sekretaris DPRKP Kabupaten Bangkalan tersebut.

Menurutnya, salah satu kendala dalam proses penyelidikan adalah karena foto pria yang diduga terkait dengan kasus itu telah telanjur tersebar luas di berbagai platform media sosial.

"Wong wajahnya aja malah di-share gitu, makin angel (sulit)," ucapnya.