Taman Nasional Way Kambas Lampung Masih Membara, Bagaimana Nasib Gajah Liar?

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kebakaran masih melanda Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran masih melanda Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. Foto: Dok. Istimewa

Kebakaran masih melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. Petugas sebelumnya telah memadamkan api, namun pada Minggu (23/8), titik api baru kembali bermunculan.

Kebakaran kali ini melanda area lahan gambut yang didominasi tanaman kering. Tampak dalam rekaman udara, asap tebal masih menyelimuti kawasan tersebut.

Kepala Balai TN Way Kambas, MHD Zaidi, mengatakan kebakaran sebelumnya yang terjadi pada Jumat (21/8) telah berhasil dipadamkan. Luas area yang terdampak pada kebakaran sebelumnya mencapai 673,4 hektare.

"Sudah padam. Sekarang ini kita geser ke lokasi kebakaran baru di Braja Luhur," kata Zaidi.

Kebakaran masih melanda Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. Foto: Dok. Istimewa

Ia menjelaskan, titik api baru berada sekitar empat kilometer dari lokasi kebakaran sebelumnya. Hingga kini, pihaknya masih melakukan pendataan terkait luas lahan yang terbakar.

Menurutnya, ratusan personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pemadaman, mulai dari petugas TN Way Kambas, TNI-Polri, BPBD, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya.

Bagaimana Nasib Gajah Liar?

Zaidi memastikan kebakaran tersebut tidak berdampak terhadap habitat gajah liar di TN Way Kambas. Sebab, lokasi kebakaran berada di wilayah selatan, sementara kelompok gajah liar berada di bagian utara kawasan.

"Tidak ada gajah liar yang terdampak karena memang lokasinya jauh. Kawanan gajah liar ada di wilayah utara Way Kambas, sementara kebakaran terjadi di wilayah selatan," pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turut meninjau langsung penanganan kebakaran di Desa Braja Harjosari, Kecamatan Braja Selebah.

Mirza mengatakan seluruh unsur terkait saat ini bergerak bersama untuk memastikan api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke kawasan hutan TN Way Kambas.

"Alhamdulillah, tadi malam satu titik sudah berhasil dipadamkan oleh rekan-rekan di lapangan. Namun, tadi siang muncul satu titik baru di area ladang alang-alang. Kita sedang melakukan mitigasi agar tidak terbawa ke hutan secara meluas," kata Mirza.

Rombongan touring motor listrik Polytron Fox 350 tiba di Way Kambas dan bermain bersama para gajah. Foto: Dok. Polytron

Menurutnya, kondisi titik api yang berada di area alang-alang dan dekat dengan sumber air membuat proses penanganan lebih mudah dilakukan. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi api kembali meluas.

Mirza juga memastikan kondisi satwa di TN Way Kambas terus dipantau. Sebanyak 11 kelompok gajah liar yang terpantau berada pada jarak terdekat sekitar 25 kilometer dari lokasi kebakaran, sedangkan gajah yang berada di Pusat Latihan Gajah (PLG) dipastikan aman.

"Gajah-gajah yang ada di TNWK terus dimonitor. Untuk kelompok gajah liar, jarak terdekat sekitar 25 kilometer dari titik ini, sementara yang ada di PLG insyaallah aman dan tidak terdampak," ujarnya.