Truk Tabrak Pohon-Tiang Lampu Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Sopir Terjepit

Sebuah truk molen mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (3/8) malam. Truk yang melaju dari arah Buahbatu menuju Gedebage itu oleng, naik ke trotoar, lalu menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU) dan pohon.
Berdasarkan pantauan di lokasi, bagian depan truk mengalami kerusakan parah akibat benturan. Tiang PJU roboh, sementara pohon dan pembatas jalan juga mengalami kerusakan. Insiden tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
Anggota Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, Aiptu Nandy, mengatakan truk sempat berpindah ke sisi kanan jalan sebelum akhirnya menghantam fasilitas umum di tepi jalan.
"Truk sempat membanting ke kanan, kemudian naik ke trotoar dan menabrak tiang PJU serta pohon," kata Nandy di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, truk tersebut melaju dari arah barat ke timur, tepatnya dari kawasan Buahbatu menuju Gedebage.
"Dari arah barat ke timur, dari Buahbatu menuju Gedebage," ujarnya.
Menurut Nandy, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Hingga kini, pihaknya belum dapat memastikan apakah insiden tersebut dipicu sopir mengantuk, rem blong, atau faktor lainnya.
"Belum bisa kami pastikan penyebabnya, karena saat ini prioritas kami adalah penanganan sopir yang sudah dibawa ke rumah sakit," katanya.
Polisi memastikan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Sejauh ini, hanya sopir truk yang menjadi korban.
"Untuk sementara ini kecelakaan tunggal," ucap Nandy.
Sopir truk mengalami luka pada bagian kaki setelah sempat terjepit di dalam kabin yang ringsek akibat benturan. Korban kemudian dievakuasi oleh petugas dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
"Korban mengalami luka pada bagian kaki karena terjepit kabin," ujarnya.
Nandy menambahkan, tidak ada penumpang lain di dalam truk saat kecelakaan terjadi.
"Hanya satu orang di dalam kendaraan," katanya.
Usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas Satlantas Polrestabes Bandung menunggu proses evakuasi truk menggunakan kendaraan derek agar arus lalu lintas di lokasi dapat segera kembali normal.
"Setelah olah TKP selesai, kami menunggu kendaraan derek yang masih dalam perjalanan agar truk bisa segera dievakuasi dan arus lalu lintas kembali lancar," pungkasnya.
