Universitas Terbuka Jakarta Gelar Wisuda Periode 1 2026, Diikuti 2.051 Wisudawan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rektor, Direktur, hingga Wakil Rektor Universitas Terbuka saat ditemui usai wisuda periode satu, Minggu (27/9/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Rektor, Direktur, hingga Wakil Rektor Universitas Terbuka saat ditemui usai wisuda periode satu, Minggu (27/9/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Universitas Terbuka (UT) Jakarta menggelar wisuda periode pertama 2026 yang diikuti 2.051 wisudawan. Rektor UT Prof. Dr. Ali Muktiyanto mengatakan, wisuda tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pembuktian atas perjuangan mahasiswa menyelesaikan pendidikan jarak jauh.

“Yang wisuda hari ini bukan hanya sekadar seremoni atau pemberian ijazah saja, tapi ini pembuktian bahwa kerja keras Sahabat-sahabat semua, Teman-teman semua menempuh pendidikan terbuka jarak jauh yang hanya satu-satunya di Indonesia yang dilakukan oleh Universitas Terbuka, dengan fleksibilitas yang sangat tinggi, di tengah kesibukan Teman-teman semua dalam kehidupan sosial, bekerja, dengan segala kendala dan sebagainya, bisa selesai, bisa lulus, tidak mudah,” kata Ali saat ditemui usai wisuda periode pertama UT Jakarta, Minggu (27/9).

Secara resmi, UT Jakarta memiliki enam wilayah kerja. Namun, mahasiswa yang mengikuti pendidikan melalui UT Jakarta berasal dari lebih dari 200 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Meskipun wilayah kerja UT Jakarta itu enam ya, sebenarnya secara resmi enam wilayah kerjanya, tapi secara faktual mahasiswa kita itu berasal lebih dari 200 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Jadi sebenarnya UT Jakarta ini adalah miniatur dari ideal UT Indonesia,” ujarnya.

Direktut Universitas Terbuka Jakarta Drs. Moh Muzammil,M,M. saat ditemui usai wisuda periode satu Universitas terbuka, Minggu (27/9/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Menurut dia, mahasiswa UT memiliki tantangan tersendiri karena harus membagi waktu antara kuliah, pekerjaan, dan aktivitas lainnya.

“Tapi sebagian Teman-teman ini adalah orang-orang pekerja keras, orang-orang yang tetap berkomitmen tidak meninggalkan aktivitas kemasyarakatan, tidak meninggalkan kegiatan yang selama ini dijalankan, tapi masih berjuang dengan sungguh-sungguh, dengan segala disiplin menempuh pendidikan tinggi, baik untuk kualifikasi maupun kompetensi,” ujarnya.

Wisuda Universitas Terbuka periode ke dua tahun 2026 di Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Minggu (27/9/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Ali mengatakan proses pendidikan di UT juga menuntut mahasiswa untuk mandiri dan disiplin. Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi bagian penting yang mengantarkan mahasiswa hingga lulus.

“Tapi begitu di Universitas Terbuka, pertama sekali Teman-teman semua harus mandiri, harus disiplin mengatur waktu. Satu, dua semester mungkin masih bisa berleha-leha, tapi setelahnya tidak ada kata kompromi kecuali disiplin,” kata Ali.

Wisuda Universitas Terbuka periode ke dua tahun 2026 di Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Minggu (27/9/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Dia menambahkan, wisudawan UT berasal dari berbagai latar belakang. Karena itu, para lulusan diharapkan dapat menjaga nama baik almamater melalui kontribusi mereka setelah lulus.

“Saya berharap Teman-teman semua sudah diserahkan kepada ikatan alumni, jaga nama baik UT. Karena nama baik UT hanya bisa dijaga oleh alumni-alumni yang punya kredibilitas tinggi di masyarakat,” ujarnya.