Warga Serpong Lagoon Minta Kepastian Pasokan Air Bersih untuk 1.000 Rumah

Warga Perumahan Serpong Lagoon, Tangerang Selatan, meminta kepastian mengenai mekanisme pasokan air bersih sementara di tengah persoalan kualitas air yang mereka keluhkan. Mereka mempertanyakan teknis pendistribusian air untuk lebih dari 1.000 rumah yang tersebar di enam klaster.
Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan bersama Wakil Wali Kota Tangerang Selatan pada Kamis (15/10). Warga berharap mendapat penjelasan mengenai mekanisme penyaluran air, jumlah air yang akan diterima setiap rumah, hingga wadah yang perlu disiapkan untuk menampung air.
Salah seorang perwakilan warga, Arnis, mengatakan kepastian tersebut dibutuhkan sebelum penyaluran air bersih sementara dilakukan.
“Dan in the meantime, sebelum itu happening, kita juga butuh kepastian pasokan air bersih dari Pak Wawali, bagaimana teknisnya nanti, karena kita ada 6 kluster, Bapak, ada 1.000 lebih rumah ya di kluster kita ini,” ujar Arnis dalam pertemuan di Sport Club Serpong Lagoon, Kamis (15/10).
Selain mekanisme distribusi, Arnis meminta penjelasan mengenai jumlah air yang akan dialokasikan untuk setiap rumah serta jenis wadah yang perlu disiapkan warga.
“Lalu seberapa banyak kapasitas maksimum tiap rumah yang dijatahkan? Wadah seperti apa yang warga perlu persiapkan juga, itu hal-hal yang Ibu-Ibu ini sangat pertanyakan juga, gitu,” kata Arnis.
Menurut Arnis, penjelasan mengenai mekanisme penyaluran air diperlukan agar warga dapat mempersiapkan diri dan mengetahui cara memperoleh air bersih selama persoalan kualitas air belum terselesaikan.
“Kami sangat mengharapkan air bersih dan ingin teknisnya seperti apa, begitu,” tutup Arnis.
