Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Ingin Buktikan Bokongnya Asli, Model Ini Bayar Rp 598 Juta demi Dapat Sertifikat
12 November 2020 18:46 WIB
Tulisan dari Miss Kepo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Seorang model asal Kanada bernama, Jessica Rast, belum lama ini mencuri perhatian lantaran diklaim memiliki bentuk bokong yang indah dan berisi. Karena keindahan itulah, ia pun kerap dituding melakukan operasi plastik di area bokongnya.
ADVERTISEMENT
Kepada Daily Star, Jessica mengaku akan melakukan berbagai cara untuk membuktikan bahwa bokong yang dimilikinya adalah asli. Selain itu, model yang pernah tampil di majalah Maxim Australia tersebut juga mengatakan bahwa dia tak segan mengeluarkan uang untuk mendapatkan sertifikat yang berisikan keaslian bokongnya.
Untuk mendapatkan sertifikat tersebut, Jessica pun dikabarkan telah membayar seorang dokter bedah plastik sebesar 32 poundsterling atau sekitar Rp 598 juta demi bisa membuktikan bahwa bokong indah yang dimilikinya benar-benar asli.
“Banyak orang yang bilang bahwa bokongku palsu karena terlalu bulat dan indah. Sejujurnya, komentar tersebut mengganggu karena hal itu tidak benar,” kaya Jessica.
Lebih lanjut, Jessica juga mengaku lelah dan kecewa dengan komentar-komentar tersebut, karena ia merasa bahwa bentuk bokong yang dimilikinya didapat dari hasil olahraga dan diet yang ketat.
ADVERTISEMENT
“Tubuhku natural. Aku giat olahraga dengan personal trainer. Aku juga menerapkan pola diet vegan, tetapi kadang-kadang aku juga mengonsumsi makanan-makanan laut,” tegasnya.
Kini Jessica pun berhasil membuktikan kepada para penggemar dan pengikutnya bahwa bokong yang dimilikinya adalah asli, dengan menunjukkan sertifikat radiografi bokong yang didapat dari dokter bedah. Sertifikat itu kabarnya pernah dibagikan Jessica di akun Instagram pribadinya beberapa waktu lalu.
Dengan adanya sertifikat tersebut, Jessica pun berharap agar publik puas dengan pembuktiannya. “Aku ingin mengakhiri komentar-komentar itu. Aku berharap bahwa ini (sertifikat) bisa menyelesaikan masalah tersebut,” tutup Jessica.