Mahasiswa CoE Kesos UMM peringati Hari Kekerasan Lansia melalui Sosialisasi

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Mitha Qhaulia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada hari Jumat, 13 Juni 2025, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Hari Kesadaran terhadap Kekerasan pada Lansia di Kelurahan Dadaprejo sebagai bagian dari tahap awal pelaksanaan program “Sapa Simbah”. Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa magang dari Center of Excellence (CoE) Program Studi Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang yang sedang menjalankan program kerja di wilayah Kelurahan Dadaprejo.
Sosialisasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dan penghormatan terhadap para lansia, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesejahteraan mereka. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menggandeng berbagai stakeholder tingkat kelurahan, antara lain bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kelurahan Dadaprejo, Ketua PKK beserta jajarannya, serta Ketua RW setempat.
Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si, selaku Supervisor Akademik Mahasiswa Magang, yang memberikan paparan mengenai pentingnya perhatian terhadap lansia di desa, mengingat banyak yang hidup sendiri, tanpa penghasilan, dan jarang dilibatkan dalam kegiatan masyarakat. Beliau mengenalkan pendekatan Self Help Group (SHG) sebagai solusi pemberdayaan lansia secara mandiri melalui kelompok yang saling mendukung, belajar keterampilan, serta menciptakan ruang berkumpul yang sehat dan produktif.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta yang terdiri dari Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kelurahan Dadaprejo, Ketua PKK beserta jajarannya, serta Ketua RW setempat. Diskusi yang interaktif dan suasana yang partisipatif mencerminkan besarnya perhatian masyarakat terhadap isu kekerasan pada lansia. Mahasiswa berharap bahwa melalui kegiatan ini, akan muncul dampak positif dan berkelanjutan terhadap kesejahteraan lansia di Kelurahan Dadaprejo, serta membangun sinergi antara masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang ramah lansia.
