5 Lagu yang Sukses Melengkapi Adegan dalam Film

Everything music.
Tulisan dari MIXTAPE tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap film pasti ada adegan yang susah dilupakan. Penyebabnya bermacam-macam. Salah satunya: musik yang mengiringi. Dalam daftar ini, ada lima adegan yang kian lengkap dan memorable berkat kehadiran lagunya.
1. The Smiths - There is a light that never goes out (dalam 500 Days of Summer)
Ini adalah film pembuat baper kelas dewa. Pas untuk ditonton oleh cowok-cowok yang mentok di zona pertemanan alias friendzone.
Film ini sebetulnya bermula dari adegan sederhana. Bahan baku adegan itu hanya empat: Tom, Summer, lift, dan The Smiths. Dari situ, penonton tidak akan lupa dengan apa yang terjadi.
“I love The Smiths,” ucap Summer. “To die by your side is such a heavenly way to die,” ia bernyanyi. Ah, Tom, mampuslah kau dikoyak cinta.
2. Kath Bloom - Come Here (dalam Before Sunrise)
Momen saat sejoli mendengar musik biasanya memang memorable. Terlebih, bila momen itu kembali ditekankan di adegan-adegan setelahnya.
Dalam Before Sunrise, Jesse mengajak Celine untuk turun dari kereta dan menunggu pagi tiba. Sambil mengisi waktu, mereka jalan-jalan. Salah satunya adalah ke toko musik.
Di sana, mereka mendengar lagunya Kath Bloom, sambil curi-curi pandang. Tingkah curi-curi pandang tersebut nantinya disinggung lagi dalam adegan telepon-teleponan di restoran.
3. Roy Orbison - In Dreams (dalam Blue Velvet)
Berada di sarang penjahat berdarah dingin jelas bukan situasi yang menyenangkan. Apalagi, protagonis kita, Jeffrey, sedang berusaha menyelidiki kejahatan penjahat tersebut.
Jalan cerita film ini memang sudah menegangkan dari awal. Namun, di momen yang spesifik ini, situasi itu dilengkapi oleh lagu favoritnya Frank Booth--si penjahat.
Bukannya meredakan suasana yang mencekam, lantunan In Dreams lantas malah membuat situasi makin mengerikan.
4. The Cranberries - Dreams (dalam Chungking Express)
Sebetulnya hampir semua lagu dalam film-film Wong Kar Wai bisa masuk ke dalam daftar ini. Namun, iringan lagu The Cranberries dalam adegan bersih-bersih kamar orang tanpa izin, adalah salah satu yang paling awet di kepala.
Tingkah Faye memang absurd. Ia gemar sekali beraktivitas sambil mendengarkan lagu dengan volume keras-keras. “Lebih keras lebih baik. Karena dengan begitu saya jadi tak mikirin apapun,” ujarnya.
Dalam film ini, lagu Dreams memang terlebih dahulu mengalami alih bahasa. Namun, kesan yang lagu hasilkan masihlah tetap terasa. Bagi Faye, si polisi adalah impian.
5. Frankie Valli - Can’t Take My Eyes Off You (dalam 10 Things I Hate about You)
Dalam drama romantis alias romcom, menyatakan perasaan di muka publik adalah salah satu adegan pamungkas yang kerap digunakan. Tidak terkecuali dalam 10 Things I Hate about You.
Dalam film ini, Patrick Verona dan Katarina Stratford menjalani relasi love-hate di level yang beyond. Film ini punya banyak sekali adegan memorable. Adegan ini hanya bagian kecil saja. Adegan yang lebih memorable, tentu adalah saat Katarina Stratford membaca puisi 10 Things I Hate about You.
Sebetulnya ada banyak film drama romantis yang lagunya amat pas mengisi adegan. Tapi, demi mengenang almarhum Heath Ledger, adegan dalam Ten Things I Hate about You tampaknya seru untuk disaksikan lagi. Bayangkan, Joker yang sakit jiwa itu, pernah se-sweet ini.
