6 Maskapai Disebut Tertarik Layani Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports tengah menyiapkan optimalisasi operasional Bandara Husein Sastranegara, Bandung, agar kembali dapat melayani penerbangan baik domestik maupun internasional.
Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, mengatakan persiapan tersebut meliputi pemenuhan berbagai persyaratan di bidang keamanan, keselamatan, dan pelayanan sesuai ketentuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Upaya itu dilakukan agar Bandara Husein Sastranegara dapat melayani penerbangan berjadwal domestik dan internasional menggunakan pesawat jet, baling-baling atau propeller, penerbangan niaga tidak berjadwal, hingga penerbangan nonniaga. Selain itu, InJourney Airports juga mempersiapkan aspek konektivitas penerbangan.
“InJourney Airports mendukung kebijakan pemerintah terkait optimalisasi Bandara Husein Sastranegara. Kami memastikan optimalisasi turut memperkuat konektivitas penerbangan domestik maupun internasional agar bandara ini dapat berkontribusi maksimal dalam mendukung pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Jawa Barat,” kata Arie melalui keterangan tertulis, Selasa (7/7).
Arie menuturkan pembahasan mengenai potensi pembukaan rute penerbangan telah dilakukan bersama sejumlah maskapai domestik dan internasional.
“Respons yang ada cukup positif terhadap kebijakan pemerintah ini, kami mencatat ada 6 maskapai yang menyatakan tertarik membuka penerbangan pesawat jet berjadwal di Bandung,” ungkap Arie.
Arie menuturkan maskapai-maskapai tersebut telah mengajukan rencana pengoperasian penerbangan yang menghubungkan Bandung dengan sejumlah kota di dalam negeri, seperti Bali, Balikpapan, Pontianak, Padang, Lampung, Pekanbaru, Kualanamu, Makassar, Palembang, dan Surabaya.
Selain itu, terdapat pula usulan pembukaan rute internasional menuju Singapura, Kuala Lumpur dan Johor Bahru di Malaysia.
“InJourney Airports akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk menindaklanjuti permohonan pembukaan rute-rute tersebut, memastikan rute penerbangan dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta pariwisata khususnya di Jawa Barat,” sebut Arie.
Lebih lanjut, Arie menjelaskan proses persiapan optimalisasi bandara terus berlangsung melalui koordinasi antara InJourney Airports dengan Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, serta TNI Angkatan Udara.
Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah penambahan kendaraan Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) di Bandara Husein Sastranegara sejak pekan lalu. Kehadiran armada tambahan itu meningkatkan kapasitas layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan, sehingga memenuhi kategori yang dipersyaratkan untuk mendukung operasional pesawat jet.
Kemudian di bidang keamanan, InJourney Airports juga menambah personel Aviation Security atau Avsec dan mengoptimalkan berbagai fasilitas pemeriksaan keamanan, seperti mesin x-ray, walkthrough metal detector, handheld metal detector, sistem CCTV, dan peralatan keamanan lainnya sesuai standar keamanan penerbangan sipil.
Arie menegaskan seluruh proses persiapan optimalisasi Bandara Husein Sastranegara dilakukan dengan mengacu pada ketentuan dan regulasi yang berlaku.
