Kumparan Logo

Airlangga Nilai BI Tahan Suku Bunga di 5,75% Bisa Dorong Pertumbuhan Kredit

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto berjalan usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto berjalan usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi langkah Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 5,75 persen pada Juli 2026.

Dia menilai ditahannya suku bunga acuan tersebut bisa berdampak positif pada pertumbuhan kredit.

“Dalam situasi seperti sekarang, tingkat suku bunga yang dipertahankan itu bisa mendorong pertumbuhan sektor kredit,” kata Airlangga di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (22/7).

“Jadi kita mengapresiasi BI menahan tingkat suku bunga, karena tingkat suku bunga ini penting untuk sektor riil bisa bergerak,” tambahnya.

Dipertahankannya suku bunga di 5,75 persen tersebut diambil berdasarkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 21-22 Juli 2026.

Selain BI Rate, suku bunga deposit facility juga ditahan sebesar 4,75 persen, sedangkan suku bunga lending facility sebesar 6,5 persen.

video story embed