Kumparan Logo

Airlangga Ungkap Anggaran Bansos Beras Kuartal IV 2026 Capai Rp 17 Triliun

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026). Foto: Widya Islamiati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Bantuan sosial (bansos) beras atau bantuan pangan dipastikan berlanjut hingga akhir 2026. Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah telah menganggarkan Rp 17 triliun untuk bansos beras 30 kg pada kuartal IV 2026.

Airlangga mengatakan penyaluran bansos beras biasanya berupa paket 10 kg per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama tiga bulan. Namun, penyaluran bansos beras kuartal IV ada kemungkinan dilaksanakan sekaligus 30 kg per KPM.

“Bisa juga disekaliguskan. Anggarannya sekitar Rp 17 triliun,” kata Airlangga di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (8/9).

Petugas mendata warga saat penyaluran bantuan pangan komoditi beras untuk alokasi bulan Juli, Agustus dan September di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/8/2026). Foto: Moch Asim/ANTARA FOTO

Airlangga menekankan secara jumlah, penyaluran beras masih sama yaitu 30 kg per KPM per kuartal. Hanya saja, bentuk paketnya yang berbeda. Hal tersebut merupakan usulan dari Menko Pangan Zulkifli Hasan.

“Tetapi kemarin dari Menko Pangan mengusulkan supaya paketnya dijadikan 1 di 30 kilogram. Nanti itu tentu teknisnya dari Bulog,” terang Airlangga.

Sebelumnya, penyaluran bansos beras batch II 2026 atau sebanyak 10 kg per bulan selama tiga bulan yaitu Juli, Agustus, dan September 2026 untuk 33,2 juta KPM. Anggaran yang disiapkan di periode tersebut Rp 17,52 triliun.