Kumparan Logo

BEI Ungkap Alasan Perusahaan Tunda IPO

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik saat Ring the Bell IDX Green Equity di BEI, Jakarta, Jumat (28/8). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik saat Ring the Bell IDX Green Equity di BEI, Jakarta, Jumat (28/8). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan sejumlah perusahaan memilih menunda penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) karena kondisi pasar dinilai belum mampu memberikan harga yang optimal.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menekankan keputusan perusahaan untuk melanjutkan atau menunda IPO sangat bergantung pada kondisi pasar.

“Kalau IPO kan memang pertama sangat tergantung kepada kondisi pasar. Saat ini ada beberapa yang menunda IPO karena kondisi pasar yang dirasa tidak bisa memberikan harga yang optimal,” kata Jeffrey kepada wartawan di gedung BEI, Jakarta, Jumat (28/8).

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Shutterstock

Di sisi lain, BEI menyatakan tak hanya mengejar jumlah perusahaan yang mencatatkan saham di bursa. Bursa bakal lebih mengutamakan kualitas perusahaan yang masuk ke pasar modal untuk memastikan investor memperoleh pilihan investasi yang baik.

“Kemudian dari kami di Bursa Efek Indonesia, kami juga sudah bersepakat dan berkomitmen bahwa kami akan mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas,” terang Jeffrey.

“Oleh karena itu, tentu untuk memberikan pilihan investasi yang baik kepada investor, kami akan melakukan seleksi yang lebih baik kepada calon perusahaan tersebut,” tambahnya.

Sepanjang tahun ini per 28 Agustus, BEI mencatat sudah 7 perusahaan yang telah IPO. Sehingga total perusahaan tercatat di BEI ada 963 emiten