Kumparan Logo

DEN: Fundamental Ekonomi RI Baik, tapi Pelemahan Rupiah Tetap Diwaspadai

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers Pimpinan DPR dengan pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers Pimpinan DPR dengan pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menilai fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih ada dalam kondisi yang baik. Keadaan itu telah disampaikan DEN saat rapat koordinasi fiskal-moneter bersama DPR, Kemenkeu, sampai Bank Indonesia.

Meski begitu, Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu mengatakan pelemahan rupiah yang terjadi masih harus tetap diwaspadai. Berdasarkan data Bloomberg pada Senin (29/6) pukul 12.00 WIB, nilai tukar rupiah ada di Rp 17.859 per dolar AS atau menguat 63 poin (0,35 persen).

“Keadaan ekonomi Indonesia sebetulnya secara fundamental cukup baik. Namun kita memang menghadapi pelemahan rupiah yang lebih daripada kita. Berarti kita juga harus mewaspadai bagaimana menjaga isu confidence dan trust,” kata Mari dalam konferensi pers di Gedung Parlemen, Jakarta pada Senin (29/6).

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

Mari juga menjelaskan di tengah ketidakpastian global, yang terpenting adalah menjaga kestabilan makroekonomi. Hal ini karena faktor global sangat berpengaruh ke beberapa aspek termasuk inflasi.

“Dan ada kesepakatan saya rasa yang tercapai bahwa yang penting adalah menjaga kestabilan makroekonomi di jangka pendek. Karena kita sudah melihat dampak dari ketidakpastian global misalnya harga minyak meningkat dan dampaknya kepada inflasi yang sudah mempengaruhi inflasi dan daya beli di masyarakat,” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi dengan DPR tersebut, Mari mengaku sudah memberi paparan terkait kondisi ekonomi global di tengah situasi yang tidak pasti. DEN sudah menjelaskan kondisinya kepada Presiden Prabowo.

“Dan intinya adalah yang juga di dalam pembahasan dengan beberapa lembaga yang hadir seperti Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan, saya rasa semua sepakat bahwa kita semua menghadapi, semua negara menghadapi keadaan global yang memang tidak pasti,” tutur Mari.

video story embed