Kumparan Logo

Destry: Stabilitas Tetap Jadi Prioritas BI di Tengah Ketidakpastian Global

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Usai disahkan sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti memastikan stabilitas ekonomi tetap menjadi prioritas arah kebijakan bank sentral. DPR menyetujui Destry Damayanti sebagai Gubernur BI periode 2026-2031 saat Rapat Paripurna pada Selasa (1/9).

Destry menjelaskan kelanjutan arah kebijakan BI yang sudah berjalan baik akan tetap dilanjutkan dengan menyesuaikan kondisi ekonomi. Menurutnya, ketidakpastian global saat ini masih tinggi sehingga menjaga stabilitas ekonomi menjadi salah satu fokus utama bank sentral.

“Karena kebijakan itu memang sangat tergantung dengan kondisi yang terjadi. Kalau kita lihat global, ketidakpastian masih tinggi, jadi artinya stabilitas itu tetap menjadi prioritas kita," kata Destry usai mengikuti Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (31/9).

Destry menilai jika kondisi ekonomi Indonesia stabil, BI dapat lebih optimal menjaga nilai tukar dan inflasi. Dengan begitu, iklim ekonomi di dalam negeri diharapkan tetap kondusif sehingga pertumbuhan ekonomi dapat terus didorong.

Lebih lanjut, Destry menekankan di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi, stabilitas menjadi pondasi penting sebelum mendorong pertumbuhan ekonomi lebih jauh.

“Jadi sense tetap sama ya, bahwa stabilitas tetap dalam kondisi seperti sekarang, ketidakpastian global masih tinggi, maka stabilitas tetap menjadi kunci bagi kami,” tutur Destry.