Kumparan Logo

Harga Komoditas: CPO Turun 1,92 Persen, Nikel Naik Tipis 0,09 Persen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ore nikel. Foto: Potapov Alexander/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ore nikel. Foto: Potapov Alexander/Shutterstock

Harga beberapa komoditas bergerak beragam pada penutupan perdagangan Rabu (26/8). Beberapa komoditas yang menguat di antaranya adalah timah dan nikel, sementara CPO dan batu bara mencatat pelemahan

Dikutip dari tradingeconomics pada Kamis (27/8), harga CPO ditutup pada MYR 4.852 per ton atau melemah 1,92 persen.

Menurut tradingeconomics, harga CPO melanjutkan penurunan dengan diperdagangkan di bawah MYR 4.900 per ton dan menyentuh level terendah dalam seminggu. Hal ini terjadi setelah para pasar buka kembali usai liburan. Sentimen pelemahan memang terjadi karena tertekan oleh penguatan ringgit dan pelemahan harga minyak kedelai di pasar Chicago.

Bergeser ke batu bara, harganya juga melemah dalam periode yang sama. Dikutip dari tradingeconomics, harga batu bara berada pada USD 132,25 per ton atau melemah 0,3 persen dibanding hari sebelumnya.

Tradingeconomics menjelaskan bahwa harga tersebut tetap tinggi karena sudah berada atas USD 131 per ton pada akhir Agustus. Angka itu juga masih jadi level tertinggi dalam tiga minggu di tengah permintaan energi Asia yang kuat dan risiko pasokan yang berkelanjutan.

Sementara itu, nikel terpantau menguat. Dikutip dari London Metal Exchange (LME) harga nikel ada pada USD 17.042 per ton. Angka tersebut naik 0,09 persen dibanding hari sebelumnya.

Harga timah juga terpantau menguat. Dikutip dari LME, harga timah berada pada angka USD 55.852 per ton atau menguat 0,19 persen dibanding hari sebelumnya.