Kumparan Logo

IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Saham yang Direkomendasikan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada level 6.454-6.554 pada pembukaan perdagangan Selasa (18/8). Pada Jumat (14/8), IHSG ditutup melesat dengan kenaikan sebesar 100,123 poin atau 1,59 persen ke level 6.401.

“Secara teknikal, pergerakan IHSG berhasil mengalami solid rebound dari MA20 yang kedua kalinya. Berdasarkan indikator, MA20&60 telah menunjukkan positive crossover, sementara Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Selasa (18/8).

Terkait sentimen dari global, Nafan mengatakan para investor menantikan rilis risalah notulen rapat The Fed bulan Juli. Adanya suara perbedaan pendapat dari 3 pejabat Fed yang menginginkan kenaikan suku bunga 25 bps menjadi fokus perhatian pasar.

“Artinya, meskipun data inflasi dan tenaga kerja mulai lebih lunak, kubu hawkish di dalam The Fed belum benar-benar hilang. Akan tetapi, menurut CME FedWatch, probabilitas The Fed menahan suku bunga pada September meningkat sekitar 67 persen, sementara probabilitas kenaikan 25 basis poin turun menjadi sekitar 33 persen,” kata Nafan.

Sementara dari dalam negeri, para pelaku pasar merespons positif pidato kenegaraan dan nota keuangan terkait arah kebijakan fiskal RAPBN 2027, serta angka pertumbuhan ekonomi Indonesia semester I 2026 yang tumbuh solid pada 5,45 persen secara tahunan.

“Bahkan penguatan nilai tukar rupiah dan masuknya kembali sebagian net buy asing pada beberapa saham blue chip memberi penopang bagi pergerakan indeks,” ungkap Nafan.

Nafan menuturkan saat ini para pelaku pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada Rabu (19/8), di mana konsensus memperkirakan BI Rate bakal dipertahankan pada 5,75 persen.

Saham-saham yang direkomendasikan Mirae Asset Sekuritas pada Selasa (18/8) meliputi ARCI, VKTR, dan WIIM.

Sementara itu, menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Selasa (18/8) diproyeksi bervariasi. Bisa menguat ke level 6.440-6.544 dan melemah ke level 5.890-6.192.

“IHSG berpeluang menguat dengan target 6.440-6.544. Worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal dan rawan terkoreksi ke rentang 5.890-6.192 untuk membentuk wave (b),” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Selasa (18/8).

Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada Selasa (18/8) meliputi AADI, ANTM, PGAS, dan VKTR.

***

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.