Kumparan Logo

Menperin Ungkap Beberapa Perusahaan Tekstil Bakal Diakuisisi untuk BUMN Tekstil

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji di kantor Kementerian Perindustrian, Selasa (13/10/2026). Foto: Widya Islamiati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji di kantor Kementerian Perindustrian, Selasa (13/10/2026). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji membeberkan sejumlah perusahaan tekstil akan diakuisisi dalam konsep pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tekstil.

Sarmuji menekankan perusahaan-perusahaan tekstil dengan masing-masing kekuatan itu nantinya akan disinergikan.

“Memang ada beberapa perusahaan-perusahaan tekstil yang diakuisisi, ya dan itu menjadi lebih bermakna karena menyatukan beberapa kekuatan," kata Sarmuji di Kantor Kementerian Perindustrian, Selasa (13/10).

Mungkin satu tekstil dengan satu perusahaan tekstil dengan perusahaan tekstil punya kekuatan masing-masing, gitu nanti akan kita sinergikan,” tambahnya.

Sarmuji telah bertemu dengan BPI Danantara untuk membahas rencana pembentukan BUMN Tekstil. Menurutnya, kedua pihak akan saling mendukung sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Kita sudah ketemu Danantara, ya. Kita prinsipnya akan saling mendukung sesuai dengan tupoksi masing-masing. Investasi Danantara cukup besar di tekstil,” tutur Sarmuji.

Pemerintah berencana membentuk BUMN khusus sektor tekstil dengan dukungan pendanaan mencapai USD 6 miliar atau sekitar Rp 100 triliun melalui Danantara.