Kumparan Logo

OJK Sebut Banyak Perbankan RI yang Sudah Pakai AI

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae. Foto: OJK
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae. Foto: OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat perbankan di Indonesia sedang ada dalam tren mengadopsi penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Penggunaan AI banyak dilakukan untuk penilaian risiko sampai mendeteksi anomali dalam sistem perbankan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menilai prospek masa depan penggunaan AI di sektor perbankan dalam lima tahun ke depan AI akan berperan penting.

“Banyak bank telah menerapkan learning machine model, khususnya untuk penilaian risiko, analisis prediktif, dan deteksi anomali, sementara sebagian bank lainnya masih dalam tahap uji coba,” kata Dian dalam acara Proficient di Perbanas Institute, Jakarta pada Selasa (2/6).

“Ke depan, banyak bank berencana untuk mempercepat adopsi AI dalam tiga hingga lima tahun ke depan, di mana AI generatif diharapkan dapat memainkan peran penting,” lanjutnya.

Dian mengatakan tingkat kematangan dari AI yang digunakan bank-bank di Indonesia juga beragam. Hal ini karena masing-masing bank memiliki prioritas yang berbeda.

“OJK baru-baru ini yang bekerja sama dengan Bank Dunia menunjukkan tren pertumbuhan adopsi AI di antara bank-bank di Indonesia, meskipun dengan tingkat kematangan yang bervariasi. Tingkat integrasi AI berbeda-beda di setiap institusi, tergantung pada prioritas bisnis dan selera risiko mereka,” ujar Dian

Dian menilai saat ini adopsi AI bukan hanya terjadi di bank-bank Indonesia. Tren tersebut sudah terjadi di dunia perbankan seluruh dunia. Selain itu, penggunaan AI dalam tren perbankan global juga sudah cukup beragam

“Spesifikasi umum yang digunakan meliputi chatbot untuk layanan pelanggan, pemantauan waktu nyata untuk deteksi penipuan, dan proses know-your-customer (KYC),” tutur Dian.

video story embed