Kumparan Logo

Pelindo Angkat 2 Komisaris Baru, Ada Stafsus Purbaya

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Kantor Pelindo. Foto: Dok. Pelindo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kantor Pelindo. Foto: Dok. Pelindo

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo resmi mengangkat dua komisaris baru, yaitu Ubaidillah Amin dan Hambra Samal. Ubaidillah atau Gus Ubaid merupakan Staf Khusus (Stafsus) Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Pengangkatan Gus Ubaid dan Hambra, disahkan melalui Keputusan RUPS Nomor 355 Tahun 2026 dan SK Nomor SK.124/DI-DAM/DU/2026, yang efektif berlaku sejak 27 Juli 2026. Penunjukan ini juga telah dilaporkan secara resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) oleh Ali Sodikin, Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo.

"Masa jabatan anggota-anggota Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud terhitung mulai tanggal 27 Juli 2026," ujar Group Head Corporate Secretary Pelindo Ali Sodikin melalui keterangan tertulis, Jumat (31/7).

Bagi Pelindo, Gus Ubaid bukan figur asing. Tokoh NU asal Jawa Timur ini berpengalaman di anak perusahaan Pelindo, yakni Komisaris PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) periode 2019–2021, dan Komisaris PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) pada 2021–2023.

Selain di sektor logistik dan kepelabuhan, Gus Ubaid juga memiliki portofolio yang luas di ranah birokrasi pemerintahan. Sebelum saat ini menjadi Stafsus Purbaya, Gus Ubaid pernah menjadi Tim Khusus Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan pada 2015–2016. Selanjutnya, ia menjadi Tim Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman pada 2016–2019, Staf Khusus Menteri Agama pada 2019–2020, serta Staf Teknis Menteri Kesehatan sejak 2021, dan Penasihat Khusus Archipelagic and Island States (AIS) Forum.

Gus Ubaid menyelesaikan pendidikan Program Pascasarjana Hukum dan Pembangunan di Universitas Airlangga pada 2023. Dia juga pernah belajar di Al Azhar University pada 2004–2008, dan kini sedang menempuh pendidikan Program Doktoral Hukum dan Pembangunan di Universitas Airlangga.

Sementara itu. Hambra yang saat ini menjabat Deputi di Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) turut membawa pengalaman panjang di Kementerian BUMN, serta jajaran direksi Pelindo periode sebelumnya.

Pria kelahiran Ketapang, 10 Oktober 1968, itu meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Pattimura Ambon pada 1994, dan menyelesaikan Magister Humaniora di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2010.