Perdagangan Rusia-RI Naik 12%, Putin Mau Tingkatkan Kerja Sama Pertanian-Energi

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut hubungan ekonomi dan perdagangan dengan Indonesia terus berkembang. Ia mengatakan volume perdagangan kedua negara meningkat 12 persen pada tahun lalu, di tengah upaya memperluas kerja sama di sejumlah sektor strategis.
Hal tersebut disampaikan Putin saat menyambut Presiden Indonesia dalam pertemuan di Vladivostok. Menurut Putin, Indonesia merupakan salah satu mitra kunci Rusia di kawasan Asia-Pasifik, dengan hubungan bilateral yang mencakup berbagai bidang ekonomi.
“Perdagangan antara kedua negara kita juga berkembang. Pada tahun lalu, volume perdagangan naik dua belas persen,” kata Putin, Kamis (3/4).
Putin mengatakan penguatan hubungan ekonomi kedua negara didukung oleh mekanisme kerja sama bilateral melalui Komisi Bersama Rusia-Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis.
Selain perdagangan, Rusia dan Indonesia juga tengah memperluas peluang kerja sama di sejumlah sektor yang dinilai memiliki prospek bisnis dan investasi. Putin menyebut pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, energi, hingga energi nuklir sebagai bidang yang menjadi perhatian kedua negara.
“Kami memperhatikan pembangunan kerja sama bilateral di bidang pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, dan energi, khususnya energi nuklir,” ungkap Putin.
Putin juga menyoroti perkembangan kerja sama perdagangan melalui kesepakatan perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU). Kesepakatan tersebut dinilai dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat akses pasar dan hubungan ekonomi antara Indonesia dengan negara-negara anggota EAEU.
Putin menyebut Indonesia memiliki posisi strategis bagi Rusia tidak hanya secara bilateral, tetapi juga dalam konteks hubungan Rusia dengan kawasan Asia Tenggara melalui ASEAN.
“Jakarta, Indonesia merupakan salah satu sahabat Rusia yang tepercaya dalam rangka ASEAN,” tutur dia.
Ia menambahkan, Rusia dan Indonesia juga terus berkoordinasi dalam berbagai platform internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pertemuan di Vladivostok menjadi pertemuan kedua Putin dan Presiden Indonesia pada tahun ini. Putin menilai intensitas pertemuan tersebut menunjukkan pentingnya hubungan strategis kedua negara.
Putin berharap pertemuan tersebut dapat mendorong lebih jauh hubungan ekonomi dan bilateral Rusia-Indonesia, termasuk melalui peningkatan kerja sama perdagangan dan pengembangan sektor-sektor strategis.
“Saya yakin bahwa pertemuan hari ini akan memberikan dorongan baru kepada hubungan bilateral antara kedua negara kita,” tutur Putin.
