Kumparan Logo

Prabowo Beri Arahan ke Destry Damayanti: Tingkatkan Koordinasi KSSK

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dalam penutupan KKI, Minggu (10/8).  Foto: Bank Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dalam penutupan KKI, Minggu (10/8). Foto: Bank Indonesia

Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti telah bertemu Presiden Prabowo usai Perry Warjiyo mundur dari jabatannya sebagai Gubernur BI.

Destry mengungkapkan arahan utama Prabowo yang disampaikan oleh Destry adalah agar Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) meningkatkan koordinasi. KSSK beranggotakan 4 lembaga yakni OJK, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Intinya adalah ke depan bagaimana KSSK, di dalam KSSK juga terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama khususnya terkait dengan kebijakan-kebijakan di mana masing-masing kita ada kebijakan yang bisa harus kita koordinasikan,” kata Destry di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (27/7).

“Kemudian juga tentunya kita bersama-sama juga kami support KSSK, juga support pemerintah. Sesuai dengan arah kebijakan yang memang sudah menjadi garis dari pemerintah,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Destry juga menyampaikan pesan kepada pasar agar tak perlu khawatir. Ia menekankan kebijakan BI akan tetap mengedepankan stabilitas nilai tukar.

“Tentunya untuk market kita berharap tidak perlu panik. Kenapa? Karena kami dari Bank Indonesia tetap akan menjalankan kebijakan kami seperti juga yang sudah kami lakukan sebelumnya. Jadi kebijakan kami tidak berubah, bahwa stabilitas nilai tukang akan tetap menjadi kunci dari kebijakan kami saat ini,” kata Destry.

Di samping itu, Destry juga menegaskan bahwa BI akan tetap mempertahankan kebijakan pro-growth kebijakan makro-finansial. Insentif terhadap dana capital inflow juga akan tetap dipertahankan dengan menurunkan biaya hedging

“Jadi kebijakan itu masih tetap kami lakukan. Dan juga di Bank Indonesia ini kepemimpinan dilakukan secara kolektif-kolegial. Jadi kami berlima dengan ADG yang lain akan terus komitmen dan terus melanjutkan tugas kami sesuai dengan amanah yang telah dimandatkan kepada kami di Bank Indonesia,” ujar Destry.

instagram embed