Kumparan Logo

Prabowo: Harga Energi di Seluruh Dunia Meningkat karena Perang

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pengantar atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan saat Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pengantar atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan saat Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: YouTube/ TVR Parlemen

Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai perekonomian global yang penuh ketidakpastian sepanjang setahun terakhir. Menurutnya, perang telah mendorong kenaikan harga energi dunia.

“Sudah setahun terakhir, kita memasuki tahun 2026 dalam keadaan dunia yang tidak penentu, yang tidak mudah. Harga energi di seluruh dunia meningkat karena perang,” ucap Prabowo saat pidato RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen Jakarta, Jumat (14/8).

Prabowo juga menyebut tekanan terhadap nilai tukar sejumlah negara serta ketegangan geopolitik turut mengganggu perdagangan dunia.

“Suku bunga global tinggi dan bisa naik. Nilai tukar berbagai negara tertekan dan ketegangan geopolitik mengganggu perdagangan dunia,” ujar dia.

Di tengah tekanan, Prabowo mengatakan perekonomian Indonesia masih mampu bertahan. Pertumbuhan ekonomi pada semester I 2026 bahkan menjadi yang tertinggi dalam 13 tahun terakhir.

Prabowo juga menyoroti kinerja APBN hingga akhir Juli 2026. Pendapatan negara tercatat tumbuh 21,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Ini peningkatan yang cukup signifikan, belanja negara tumbuh kuat 18,2 persen,” tutur Prabowo.