Konten dari Pengguna

Luka Batin, Faktor Kuat yang Bisa Membuat Gangguan Kesehatan Mental

Mohamad Haekal

Mohamad Haekal

Sarjana Ilmu Komunikasi Jurnalistik dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung tahun 2025

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mohamad Haekal tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hati yang terluka. Luka cukup berpengaruh pada psikologis seseorang yang mengalaminya. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hati yang terluka. Luka cukup berpengaruh pada psikologis seseorang yang mengalaminya. Foto: Freepik

Luka, salah satu diksi yang sering terdengar di kalangan anak muda sekarang. Kenapa? luka dianggap menjadi salah satu faktor terkena gangguan kesehatan mental pada anak muda atau gen z.

Luka pada batin atau hati tidak dapat terlihat oleh mata kosong, tetapi dapat dirasakan sehari-hari oleh orang yang mengalaminya. Namun, apa itu luka yang sebenarnya? Dalam artikel ini akan dibahas, berlandaskan materi kajian seorang praktisi psikolog yaitu Dr. Zein Permana.

Dr. Zein Permana menerangkan, bahwa luka itu ada arti dari setiap hurufnya, yaitu L-U-K-A. Apa artinya?

  1. L: Lelah

Arti lelah dalam psikologi itu adalah lelah karena terlalu sering mengambil keputusan, karena banyak pilihan. Disaat kita dihadapkan dengan banyak pilihan, kita dituntut untuk mengambil keputusan, dan banyaknya pilihan akan membuat batin seseorang lelah dan menimbulkan luka.

Akibat dari sering mengambil keputusan ialah membuat kita sering lupa akan sesuatu, tindakan.

Bagaimana untuk kita terhindar menjadi pelupa? Tidur dan istirahat, sebab tidur akan mengistirahatkan pikiran.

  1. U:Ucapan

Melalui ucapan, seseorang dapat terluka batinnya karena sebuah feedback. Ucapan memiliki dua jenis feedback, yaitu Feedback Positif (Afirmasi), dan Feedback Negatif (Kritik). Feedback yang positif tidak menutup kemungkinan memberikan afirmasi atau kalimat yang bagus, bila tidak dibersamai oleh Aktual Behavior.

Aktual Behavior merupakan niat untuk melakukan tindakan.

  1. K:Ketidakadilan

Ketidakadilan merupakan hal yang beberapa orang tidak sadari akibatnya. Dengan adanya ketidakadilan, seseorang akan merasakan terabaikan, dan membuat luka pada batin.

  1. A: Asa

Setiap orang perlu bisa membedakan antara ekspektasi dan harapan (hope), lantas apa perbedaannya? Simak berikut ini:

  • Ekspektasi: Ekspektasi merupakan sebuah rasa yang membuat seseorang merasa berhak mendapatkan apa yang dia inginkan tanpa harus melakukan apapun

  • Harapan (hope): Harapan adalah sebuah keinginan seseorang untuk mendapatkan sesuatu dengan usaha.

Efek dari luka batin memiliki dua jenis, Ekstrem Eksternal dan Ekstrem Internal. Apa perbedaan dari kedua efek luka batin tersebut? Berikut penjelasannya:

  • Ekstrem eksternal: Seseorang yang terkena luka batin dan efek eksternal adalah menjadikan dirinya anti sosial, menarik diri dari hirup pikuk lingkungan yang ada di sekitarnya.

  • Ekstrem internal: Seseorang dengan efek ekstrem internal cenderung menyakiti diri sendiri, bahkan bila luka yang dalam akan membuat seseorang mencintai lukanya.