Konten dari Pengguna

Mahasiswa President University Juara Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia 2025

Mohammad Shihab

Mohammad Shihab

Dosen Ilmu Komunikasi di President University, Cikarang.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mohammad Shihab tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa President University juara Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2025. (Foto: Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa President University juara Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2025. (Foto: Istimewa)

Tim debat President University berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi juara dalam Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) di Purwokerto, Jawa Tengah (20-24/10/2025). Kemenangan ini menjadi sejarah baru bagi President University karena untuk pertama kalinya kampus ini menjuarai ajang debat tingkat nasional tersebut.

KDMI merupakan kompetisi tahunan yang diikuti oleh 96 tim dari berbagai universitas di Indonesia. Dalam ajang bergengsi ini, dua mahasiswa President University, Nailah Salsabila (Communication Science 2023) dan Melisa Aprina (Environmental Engineering 2024), tampil gemilang setelah mengalahkan sejumlah tim unggulan, termasuk dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Bangka Belitung, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kemenangan ini terasa istimewa bagi Nailah dan Melisa. Mereka mengaku sempat gugup ketika harus kembali berhadapan dengan kampus-kampus ternama. Apalagi, tim debat Universitas IPB dikenal memiliki struktur argumentasi yang sangat kuat.

“Kami sudah mendengar banyak testimoni dari teman-teman pedebat lain bahwa pidato dan analisis tim IPB selalu terstruktur. Jadi saat akhirnya berhadapan langsung dengan mereka, rasa gugupnya lebih terasa, tapi juga menjadi pengalaman berharga karena kami bisa banyak belajar,” ujar Nailah saat dihubungi melalui pesan Instagram (27/10/2025).

Selain menjadi ajang kompetisi, KDMI juga memberikan pengalaman berharga bagi para peserta dalam mengasah kemampuan berpikir kritis, analisis, dan kreativitas. Nailah mengaku salah satu mosi yang paling menantang sekaligus menarik adalah perdebatan di babak perempat final saat bersua dengan tim-tim debat UGM, Unair, dan Universitas Mataram.

“Topik mosi terfavorit kami adalah tentang apakah kita lebih baik memilih dunia di mana bakat 'mimpi leluhur benar-benar ada' itu ada. Tema ini abstrak tapi sangat menantang karena kami harus mengekplorasinya secara kreatif dan membangun argumen yang meyakinkan,” jelasnya.

Sementara itu, Rama Adianto, tenaga pendidik yang menjadi mentor klub debat President University, mengungkapkan rasa bangga atas capaian anak didiknya tersebut. Ia menyebut kemenangan ini merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan semangat belajar yang tinggi.

Kemenangan tim debat ini menambah daftar panjang prestasi mahasiswa President University di tingkat nasional dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik.