Kumparan Logo

Ayah Sibuk? 15 Menit Bersama Anak Sebelum Berangkat Kerja Bisa Berarti Banyak

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ayah Sibuk Kerja? 15 Menit Bersama Anak Sebelum Berangkat Bisa Berarti Banyak. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ayah Sibuk Kerja? 15 Menit Bersama Anak Sebelum Berangkat Bisa Berarti Banyak. Foto: Shutterstock

Kesibukan bekerja sering membuat ayah tidak punya banyak waktu untuk bermain atau mengobrol bersama anak. Namun, ternyata waktu yang singkat pun bisa tetap bermakna jika digunakan untuk benar-benar terhubung dengan si kecil, Moms.

Psikolog Anak, Fabiola Priscilla, M.Psi, mengatakan, yang lebih penting bagi anak bukan hanya berapa lama waktu yang dihabiskan bersama ayah, tapi momennya.

“Bagi anak, yang penting bukan hanya durasinya, tetapi pengalaman bahwa ‘Ayah punya waktu khusus untuk aku’,” ujar Fabiola saat dihubungi kumparanMOM, Selasa (8/9).

Jika dilakukan secara rutin, waktu 15 menit sebelum ayah berangkat kerja dapat menjadi ritual kedekatan. Hal ini bisa membantu anak merasa aman, dicintai, dan diperhatikan.

Fabiola Priscilla, M.Psi, Psikolog Anak dalam acara IKEA PLAY 2025: Eksplorasi, Imajinasi, Inspirasi di Jakarta Timur, Kamis (6/11/2025). Foto: Eka Nurjanah/kumparan

Anak juga belajar bahwa meskipun ayah sibuk bekerja, tetap ada ruang khusus dalam kesehariannya untuk terhubung dan menghabiskan waktu bersama.

Apa yang Bisa Dilakukan Ayah dalam 15 Menit Sebelum Berangkat Kerja?

Tidak perlu aktivitas yang rumit. Fabiola menyarankan agar ayah membuat momen tersebut sesederhana mungkin dan, bila memungkinkan, tanpa menggunakan HP. Berikut contoh pembagian waktunya:

-5 menit pelukan dan ngobrol

Ilustrasi ayah dan anak main petak umpet. Foto: Shutterstock

Ayah bisa memeluk anak sambil menanyakan hal sederhana. Misalnya, “Hari ini kamu paling excited tentang apa?”

Pertanyaan seperti ini memberi kesempatan bagi anak untuk bercerita dan membuatnya merasa didengarkan.

-5 menit bermain

Tidak perlu menyiapkan permainan khusus. Ayah bisa membaca satu buku pendek, bermain mobil-mobilan, menggambar, atau mengikuti permainan yang sedang ingin dilakukan anak.

-5 menit ritual perpisahan

Ilustrasi Ayah dan Anak Perempuan. Foto: Shutter Stock

Sebelum berangkat, ayah bisa mengakhiri waktu bersama dengan pelukan dan kontak mata. Sampaikan juga kapan ayah akan pulang.

Misalnya, “Ayah kerja dulu ya. Nanti setelah Ayah pulang, kita main lagi.”

Ritual sederhana seperti ini dapat membantu anak memahami bahwa perpisahan hanya sementara dan ayah akan kembali.

kumparan post embed