Mengisap Jempol dan Ngempeng Bisa Pengaruhi Susunan Gigi Anak

Kebiasaan mengisap jempol atau menggunakan empeng cukup sering dilakukan anak, terutama saat masih balita. Namun, jika kebiasaan tersebut berlangsung terus-menerus, orang tua perlu memperhatikannya karena bisa berpengaruh pada pertumbuhan gigi dan rahang anak.
Dokter Gigi Subspesialis Prostodonsia, drg. Melissa Delania, Sp. Pros, menjelaskan, kebiasaan mengisap jempol dapat memberikan tekanan terus-menerus pada gigi depan anak.
“Terutama hisap-hisap jempol ya, itu biasanya membuat rahangnya, langit-langitnya menjadi dalam. Dan juga giginya itu susunannya jadi ke depan,” ujar drg. Delania kepada kumparanMOM, di Jakarta Selatan, Selasa (14/9).
Menurutnya, tekanan yang terus diberikan pada gigi depan dapat membuat susunan gigi anak berubah. Oleh karena itu, kebiasaan mengempeng maupun mengisap atau memasukkan jari ke mulut sebaiknya mulai dihentikan.
Jika Bentuk Gigi Anak Sudah Berubah
Lantas, bagaimana jika bentuk gigi anak sudah terlanjur berubah akibat kebiasaan tersebut?
drg. Delania mengatakan, kondisi tersebut dapat ditangani dengan perawatan ortodonti atau perawatan untuk merapikan susunan gigi. Perawatan dapat dilakukan menggunakan behel maupun clear aligner, termasuk pada anak-anak sesuai dengan kondisi giginya.
“Kalau sudah terlanjur biasanya dilakukan perawatan ortodonti atau perawatan untuk meratakan gigi. Bisa dengan behel atau dengan clear aligner,” pungkasnya.
