Wajah Anak Alyssa-Al Ghazali Sempat Bocor, Psikolog Ingatkan Hormati Privasi

Selama ini, pasangan selebriti Alyssa Daguise dan Al Ghazali memilih untuk tidak mempublikasikan wajah putri mereka, Soleil Zephora Ghazali atau yang akrab disapa Baby Soso, di media sosial.
Namun, belum lama ini, wajah Baby Soso sempat terlihat dalam sebuah vlog keluarga yang diunggah di kanal YouTube Maia Al El Dul TV. Video tersebut kini telah diturunkan.
Sebelum video dihapus, cuplikan yang menampilkan wajah Baby Soso sudah lebih dulu beredar dan dibagikan ulang oleh sejumlah pengguna media sosial.
Alyssa dan keluarga kemudian meminta masyarakat untuk tidak kembali menyebarkan foto maupun video yang menampilkan wajah putri mereka. Adik ipar Alyssa, Syifa Hadju, juga menyampaikan permintaan serupa melalui media sosial.
Peristiwa ini kemudian menjadi perbincangan karena wajah Baby Soso justru terlihat dalam konten keluarga, bukan karena unggahan paparazzi atau pihak lain di luar keluarga.
Anak Tetap Memiliki Hak atas Privasinya
Psikolog Gita Aulia Nurani, M.Psi., Psikolog, mengatakan bahwa status orang tua sebagai figur publik tidak serta-merta menghilangkan hak anak atas privasi.
Menurutnya, rasa penasaran masyarakat terhadap kehidupan keluarga figur publik merupakan hal yang wajar. Namun, rasa penasaran tersebut tetap perlu dibatasi dengan menghormati batasan yang sudah ditetapkan orang tua.
"Telanjur terlihat bukan berarti boleh terus disebarkan," ujar Gita.
Ia menjelaskan, apabila wajah anak muncul secara tidak sengaja, termasuk dalam konten yang dibuat oleh keluarga sendiri, hal tersebut tidak otomatis dapat dianggap sebagai persetujuan untuk publikasi berikutnya.
"Kekeliruan dalam menjaga batasan tidak membuat batasan tersebut kehilangan makna," katanya.
Karena itu, ketika menemukan konten anak yang sebelumnya memang tidak dipublikasikan oleh orang tuanya, masyarakat dapat mengambil langkah sederhana dengan tidak menyebarkannya kembali dan menghapus unggahan yang sudah telanjur dibagikan.
Gita juga mengingatkan agar masyarakat tidak ikut menyebarkan komentar yang menyerang anak maupun keluarganya.
Kenapa Ada Orang Tua yang Memilih Menyembunyikan Wajah Anak?
Setiap orang tua tentu memiliki alasan yang berbeda ketika memutuskan untuk tidak memperlihatkan wajah anak di media sosial.
Namun secara umum, keputusan untuk membatasi publikasi foto anak dapat berkaitan dengan keinginan menjaga privasi, membatasi jejak digital sejak dini, serta mengurangi kemungkinan foto anak digunakan di luar kehendak keluarga.
Ketika foto anak sudah tersebar di internet, orang tua juga akan semakin sulit mengendalikan siapa saja yang menyimpan atau membagikannya kembali.
"Di sisi psikologis, keputusan tersebut juga dapat mencerminkan penghargaan terhadap otonomi anak, yaitu memberi ruang agar kelak ia ikut menentukan bagaimana dirinya ditampilkan kepada orang lain," jelas Gita.
Dengan begitu, menghormati keputusan orang tua untuk tidak mempublikasikan wajah anak bukan hanya soal mengikuti permintaan keluarga. Hal ini juga berkaitan dengan memberikan ruang bagi anak untuk memiliki kendali atas identitas dan jejak digitalnya sejak dini.
Terlepas dari bagaimana sebuah foto atau video anak bisa sampai terlihat publik, ketika orang tua sudah menetapkan batasan, masyarakat tetap dapat memilih untuk menghormatinya.
