Konten dari Pengguna

Mengatasi Kesehatan Mental: Berwisata dengan Kedamaian

Muhamad Ardiyansyah

Muhamad Ardiyansyah

Mahasiswa Jurnalistik Politeknik Negeri Jakarta

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhamad Ardiyansyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang yang sedang berwisata di tempat wisata, daerah Bali. (sumber: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Seorang yang sedang berwisata di tempat wisata, daerah Bali. (sumber: Shutterstock)

Kesehatan mental menjadi aspek penting yang sering terabaikan di tengah kesibukan sehari-hari. Di era modern ini, banyak orang-orang selalu menganggap enteng terkait masalah ini. Gangguan kecemasan, depresi, stress menjadi masalah yang banyak ditemui dan menjadi masalah umum di tengah masyarakat.

Stigma negatif terhadap masalah Kesehatan mental membuat banyak individu enggan mencari bantuan, sehingga hal ini mengakibatkan memburuknya kondisi karena merasa malu atau takut dihakimi.

Mahasiswa dan karyawan seringkali mengalami gangguan mental. Tekanan pada kehidupan dan pekerjaan/tugas menjadi faktor utama alasan mengalami gangguan mental. Banyak yang tidak menyadari tanda-tanda gangguan mental yang dihadapi, juga bagaimana cara untuk menangani masalah tersebut.

Banyak cara yang bisa mengatasi gangguan mental, salah satu nya dengan berwisata meninggalkan sementara kesibukan dan keseharian yang membuat tekanan pada diri. Berikut adalah beberapa jenis wisata yang bisa membantu memperbaiki kesehatan mental:

1. Wisata Alam

Mengunjungi destinasi alam seperti gunung, pantai, atau hutan memberikan ketenangan dan ketentraman. Dalam penelitian, menunjukkan bahwa berada di alam dapat menurunkan kadar koristol (hormon stress) dalam tubuh.

2. Wisata Kebun Raya dan Taman

Berjalan-jalan di kebun raya atau taman kota menjadi pilihan karena dapat memberikan efek menenangkan. Udara segar dan suasan hijau membantu mengurangi rasa cemas dan depresi.

3. Wisata Air

Menenangkan pikiran di sekitar air atau beraktivitas di air, seperti berenang atau hanya sekedar di tepi pantai, dapat memberikan efek menenangkan. Suara ombak dan pemandangan laut yang luas membantu mengurangi stress dan meningkatkan perasaan relaksasi.

4. Wisata Pedesaan

Mengunjungi desa-desa yang tenang dengan pemandangan sawah atau kebun adalah terapi bagi jiwa yang lelah. Interaksi sosial dengan penduduk lokal dan menikmati kehidupan yang lebih lambat memberikan perspektif baru dan ketenangan pikiran.

5. Wisata Kultural

Mengunjungi tempat-tempat bersejarah, museum, atau festival budaya membarikan kepuasan intelektual dan emosional. Selain memberikan hiburan kegiatan ini memperkaya pengatahuan dan apresiasi terhadap budaya.

Tips untuk merencanakan wisata yang menyenangkan, yaitu :

1. Pilih destinasi yang tenang: Menghindari tempat yang terlalu ramai atau bising.

2. Rencanakan dengan baik dan matang: Buat rencana perjalanan yang terorganisir untuk menghindari stress.

3. Nikmati setiap momen: Fokus pada pengalaman dan cobalah untuk tidak terburu-buru.

4. Jaga Kesehatan fisik: tetap aktif dengan berjalan kaki atau berolahraga ringan.

5. Kurangi Teknologi: kurangi penggunaan ponsel dan nikmat alam sekitar.

Berwisata tidak hanya tentang bersenang-senang, tetapi juga tentang merawat diri. Dengan memilih destinasi yang tepat dan merencanakan perjalanan dengan baik, wisata bisa menjadi cara efektif untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan mental.