Hari Pendidikan Nasional, Ini Sederet Makna dan Harapan Tentang Pendidikan

Sedang mengetik...
Tulisan dari Muhamad Husni Tamami tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap tanggal 2 Mei Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional. Penetapan ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 316 Tahun 1959 pada tanggal 16 Desember 1959.
Sejarah pendidikan di Indonesia tidak terlepas dari peran Ki Hajar Dewantara yang kini dijuluki sebagai Bapak Pendidikan Nasional. Atas jasanya, melalui surat keputusan presiden tahun 1959 itu, tanggal lahir Ki Hajar Dewantara ditetapkan menjadi Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Pada Hari Pendidikan Nasional 2021, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengusung tema "Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar".
Walau tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tapi esensi atau makna pendidikan harus tetap sama. Pendidikan adalah modal bangsa untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa. Melalui pendidikan akan melahirkan generasi unggul yang siap meneruskan perjuangan leluhurnya.
Dalam kata "pendidikan" terselip makna dan harapan. Berikut rangkuman makna dan harapan pendidikan dari berbagai generasi bangsa.
Like Audia (Mahasiswi Universitas Indraprasta PGRI)
Pendidikan merupakan elemen penting dalam kehidupan. Dengan pendidikan bisa mewujudkan apa yang diinginkan. Pendidikan membuka semua yang tertutup dalam diri kita. Pendidikan juga membuat kita tidak takut untuk melangkah menapaki satu demi satu batu pijakan untuk mewujudkan impian.
Harapannya, semoga pendidikan selalu di nomor 1 kan oleh semua murid, orangtua, masyarakat, bahkan pemerintah. Terutama untuk pendidikan di daerah terpencil mesti ada perhatian yang lebih.
Siti Nurlaela (Mahasiswi Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut)
Pendidikan itu proses pembelajaran untuk memperoleh pengetahuan yang mana nantinya dari tidak tahu menjadi tahu. Pendidikan juga sebagai bentuk memanusiakan manusia.
Sebagai faktor pendorong pendidikan, semoga sarana prasarana dan tenaga pendidik harus lebih ditingkatkan. Sebab 2 hal ini penting. Apalagi di pelosok-pelosok yang sering kali terabaikan.
Ketika sarana prasarananya kurang memadai ditambah lagi pengelolaan pendidikan intern yang sering kali mengambil hak peserta didik dengan korupsi, ini bisa menghambat pendidikan.
Maka dari itu sarana prasarana, guru yang profesional, dan pengelola di dalamnya semoga lebih baik lagi, karena tidak sedikit guru yang mengajar tidak sesuai kompetensi keahliannya. Intinya peningkatan mutu pendidik dan sarana prasarananya perlu diperhatikan.
Mutiara Ananda Hidayat (frelencer)
Pendidikan sejatinya tercermin dalam perilaku diri, tak peduli seberapa kertas angka yang dimiliki.
Wahyu Noer Rahmat (FPSH HAM Depok)
Pendidikan adalah suatu proses mengenal Sang Pencipta. Sebab Sang Pencipta memberikan kita akal untuk berpikir dan mencari ilmu pendidikan di mana saja supaya semakin mengenal Sang Pencipta.
Dindin (Mahasiswa Universitas Pakuan)
Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar” dan pendidikan itu luas (universal).
Anonim
Pendidikan sebagai jembatan menuju jalan peradaban yang memiliki moral baik dan generasi yang berwawasan luas.
Rizki Aditya (Mahasiswa IPB University)
Pendidikan inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. Khususnya perempuan. Perempuan berpendidikan dampaknya adalah pada kualitas sumberdaya keluarga, waktu nikah, dan kelahiran.
Dede Nulhakim (Siswa SMAN 1 Tenjo Bogor)
Satu kata yang amat penting, di mana seluruh manusia wajib mendapatkannya tanpa terkecuali. Melalui pendidikanlah manusia bisa dikatakan sebagai manusia. Dengan ilmu juga dapat membedakan antara manusia dengan binatang.
Suci Pratiwi (Guru)
Pendidikan adalah sebuah proses panjang yang luar biasa. Pendidikan adalah hal spesial yang tak bisa dimiliki semua orang. Pendidikan adalah milik orang-orang tulus yang ingin mengabadikan dirinya untuk belajar dan mengajarkan berbagai kebenaran dan kebaikan.
Semoga pendidikan merata, yang kaya bisa berilmu setara dengan yang miskin, yang di pedalaman dapat menimba sebanyak yang di kota besar. Aamiin ya Allah.
Hofifah Indah Paramita (Mahasiswa IPB University)
Harapannya, pendidikan berkualitas berdasarkan minat dan bakat pelajar. Jangan semua mata pelajaran dipaksa untuk bagus semua.
Itulah makna dan harapan pendidikan. Kalau menurutmu apa makna dan harapan dari pendidikan?
Bogor, 1 Mei 2021
MHT
