Konten dari Pengguna

Self-Leading & Leading Others: Apa Perbedaannya? dan Bagaimana Cara Belajar-nya?

Muhamad Iqbal Muttaqin

Muhamad Iqbal Muttaqin

Saya merupakan fresh graduate yang saat ini bekerja sebagai Marketing & Partnership di Widya SEIA. Selain itu, saya memiliki ketertarikan di bidang Event Organizing & Research-Writing serta sedang merintis karir sebagai content creator.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhamad Iqbal Muttaqin tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa perbedaan antara Self-Leading dan Leading Others? (Sumber: Canva)
zoom-in-whitePerbesar
Apa perbedaan antara Self-Leading dan Leading Others? (Sumber: Canva)

Berbicara dan belajar tentang leadership, mungkin sebagian besar dari kita sudah sangat familiar mendengar istilah ini. Salah satu soft skill yang sangat fundamental, dibutuhkan oleh para pemuda zaman sekarang terutama dalam menghadapi tantangan/ancaman menuju abad ke-21, merupakan kemampuan yang wajib dikuasai oleh setiap orang tanpa terkecuali.

Leadership adalah keterampilan atau sebuah fungsi manajemen untuk memengaruhi, memotivasi atau mengarahkan diri dan orang lain agar melakukan hal-hal tertentu guna mencapai tujuan bersama (biasanya di sebuah perusahaan atau organisasi).

Dalam leadership, terdapat dua istilah menarik yang akan kita bahas pada tulisan ini yakni Self-Leading (Memimpin Diri Sendiri) dan Leading Others (Memimpin Orang Lain). Apa perbedaannya dan mulai dari mana kita belajar?

Self-Leading

Belajar leadership dengan memulai untuk memimpin diri sendiri terlebih dahulu (Sumber: Canva)

Tentu dimulai dari Self-Leading terlebih dahulu atau dikenal dengan istilah Self-Leadership. Mengapa? karena sejatinya, memimpin diri sendiri merupakan faktor penentu bagaimana seseorang akan menjalani hidup mereka. Self-Leadership adalah kemampuan seseorang dalam memimpin dirinya sendiri dengan berfokus pada upaya-upaya pengembangan visi, tujuan dan strategi untuk mencapai keberhasilan hidup baik secara pribadi maupun profesional (kerja).

Seseorang dikatakan mampu memimpin dirinya ketika mereka mampu mempengaruhi pemikiran, perasaan dan tindakannya untuk mencapai suatu tujuan tanpa ada instruksi dari orang lain. Dengan demikian, seseorang yang memiliki self-leadership yang baik adalah seseorang yang memiliki inisiatif yang tinggi (Inisiatif dalam segala hal adalah kunci skill ini).

7 Tips Belajar Membangun Self-Leadership

  1. Bangun percaya diri, tunjukkan kalau kita punya nilai, potensi dan kelebihan

  2. Tentukan tujuan, target dan rencana hidup mulai dari jangka panjang hingga pendek

  3. Kelola dan manfaatkan waktu dengan baik, jadilah orang yang produktif dan efisien

  4. Selalu berpikir postif. Hal ini akan mempermudah kita dalam membuat keputusan yang solutif ketika menghadapi masalah

  5. Bertanggung jawab atas apa yang telah dipilih. Berikan yang terbaik, selalu konsisten dalam bekerja hingga kita menyelesaikannya hingga akhir

  6. Jadilah seorang pembelajar. Dengan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, kita akan terdorong untuk selalu eksplore & mengembangkan diri baik secara wawasan maupun skill

  7. Perluas relasi, perbanyak sharing dengan orang-orang hebat di sekitar kita agar kita bisa mendapatkan ilmu dan wawasan baru serta mencontoh dan belajar dari kisah sukses mereka.

Leading Others

Saatnya tingkatkan kemampuan leadership-mu dengan memulai leading others (Sumber: Canva)

Setelah kita mampu memimpin diri sendiri, maka saatnya kita belajar untuk memimpin orang lain. Leading others tentu tidaklah mudah karena untuk mendapatkan kepercayaan dalam memimpin, butuh jam terbang panjang yang berkaitan dengan proses-proses kita bekerja, baik di dunia perkuliahan, organisasi maupun profesional.

Beberapa sikap/tindakan yang harus kita perhatikan dalam berproses untuk mendapatkan kepercayaan memimpin adalah: Tanggung jawab, jujur, komitmen dan loyalitas, konsistensi dalam bekerja, inisiatif, adaptif dan mudah berbaur, kolaboratif serta yang terpenting, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

5 Tips Belajar Melatih Leading Others

  1. Berani ambil kesempatan atau tanggung jawab lebih. Kamu bisa mulai dari menjadi ketua kelompok tugas di kelas, memimpin proyek tim, menjadi koordinator dalam suatu event, mengambil peran strategis dalam organisasi/komunitas

  2. Praktekkan keterampilan leadership di setiap kesempatan. Kata kunci dari poin ini adalah aktif dan kontributif! Mulai dari terlibat dalam pengambilan keputusan, komunikatif dalam forum, kritis dan vokal terhadap suatu hal serta menunjukkan integritas dan kualitas kepada orang-orang guna memotivasi dan menginspirasi mereka.

  3. Menjadi pribadi yang positif di sekitar. Mulai dari disiplin dalam segala hal, terbuka dan ramah kepada orang-orang, mejadi pendengar yang baik, memberikan contoh yang positif, mengakui kesalahan, selalu memperhatikan hal-hal kecil serta selalu memberikan apresiasi/afirmasi kepada orang”

  4. Carilah mentor dan role model. Terutama yang berpengalaman di bidang leadership. Kamu bisa belajar dari pengalaman dan wawasan mereka, gunakan hal ini untuk menjadi sumber inspirasi dan motivasimu

  5. Ikuti kegiatan/kursus leadership. Banyak sekali peluang untuk ikut kegiatan pengembangan leadership, kamu bisa memanfaatkan media digital untuk mencari informasinya.