Ahok: Biar Saja Karangan Bunga Mengelilingi Monas

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Karangan bunga untuk Ahok. (Foto: Nadia Jovita/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Karangan bunga untuk Ahok. (Foto: Nadia Jovita/kumparan)

Karangan bunga dari pendukung Ahok-Djarot terus berdatangan ke Balai Kota, Jakarta, hingga hari ini. Bahkan, sudah memadati pinggir jalan hingga ke Kementerian BUMN dan pagar luar Monas. Ahok tak soal karangan bunga itu memenuhi Monas.

"Ya biarin aja, kelilingin Monas aja gue bilang. Jadi yang lama pindahin ke Monas aja, keliling," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (27/4).

Karangan bunga untuk Ahok di Balai Kota (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Karangan bunga untuk Ahok di Balai Kota (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Soal warga yang terus datang ke Balai Kota untuk bersalaman dan berfoto, Ahok mengungkapkan tidak bisa melarang warga datang, namun harus menunggu selesai jam kerja bila ingin bertemu.

"Ya kita kerja saja, kalau mau nunggu silakan," ujarnya.

Karangan bunga masih banyak berdatangan. (Foto: Nadia Jovita/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Karangan bunga masih banyak berdatangan. (Foto: Nadia Jovita/kumparan)

Begitu juga dengan karangan bunga yang terus berdatangan, Ahok tak bisa melarang warga membawa karangan bunga untuknya dan Djarot. "Enggak bisa larang juga saya, toh katanya saya juga yang suruh dateng kok," sindir Ahok.

Ahok lalu merespons orang yang mencibir bahwa Ahok yag sengaja membeli karangan bunga untuk dirinya sendiri. Tapi menurut Ahok, kalau isu itu benar mestinya karangan bunga yang datang kurang dari 1.000.

"Kan katanya saya biayain 1.200 (karangan bunga), ternyata ini sudah lebih. Harusnya dia ciptakan lagi, WA lagi Ahok perintah tambah lagi dong jangan 1.200," tutur Ahok.

Deret karangan bunga untuk Ahok. (Foto: Nadia Jovita/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Deret karangan bunga untuk Ahok. (Foto: Nadia Jovita/kumparan)

Fenomena kehadiran warga dengan jumlah masif dan serbuan karangan bunga ke Balai Kota terjadi seminggu setelah pemilihan Pilkada DKI. Ahok dan Djarot kalah dari Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI, menurut hitung cepat. Ahok-Djarot akan menyelesaikan tugasnya hingga Oktober 2017.

Banyak karangan bunga untuk Ahok di Balai Kota (Foto: Johanes Hutabarat/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Banyak karangan bunga untuk Ahok di Balai Kota (Foto: Johanes Hutabarat/kumparan)

Baca juga:

Karangan Bunga untuk Ahok-Djarot Hingga Depan Kementerian BUMN

Hujan Lebat Robohkan Karangan Bunga untuk Ahok-Djarot

Karangan Bunga Masih Menyerbu Balai Kota DKI