Lulung Santai Beda Pilihan dengan Djan Faridz

Suara PPP kembali pecah menjadi di putaran dua Pilgub DKI. Menariknya, Ketua DPW PPP DKI Abraham Lunggana (Haji Lulung) yang ada di kubu Djan Faridz, justru beda sikap dengan Djan Faridz.
Lulung baru saja mendeklrasikan dukungan PPP DKI untuk Anies-Sandi, padahal Djan Faridz mendukung Ahok-Djarot. Pada putaran pertama, Lulung menddukung Agus-Sylvi, sementara Djan dukung Ahok-Djarot.
"Kalau tadi ditanya persoalan tidak sejalan dengan Djan Faridz, bahwa hari ini kita punya tema dari Jakarta kita selamatkan PPP untuk umat. Karena kenapa? Karena PPP, DPP PPP itu punya suara hampir satu juta dan apa yang kita miliki ini hasil perjuangan masyarakat," ucap Lulung dalam konferensi pers di kantor DPW PPP DKI, Buaran, Jakarta Timur, Minggu (12/3).

Menurut Lulung, PPP DKI punya satu juta suara yang terwujud dalam perolehan 10 kursi di DPRD DKI Jakarta dan 3 kursi di DPR RI. Keputusan memilih Anies-Sandi sesuai dengan landasan PPP yaitu Islam.
"Kalamana (jika) DPP PPP tidak mendukung Anies-Sandi, sama saja kami mengkhianati dan tidak menghormati apa yang sudah diberikan amal itu kepada kami. PPP DKI akan terus menjunjung tinggi persoalan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang kita miliki," ujar Lulung.
Lulung belum bisa memastikan berapa persen dukungan yang akan mengalir ke Anies-Sandi. Namun ia meyakini pendukung Agus-Sylvi memiliki keinginan kuat untuk menghadirkan pemimpin baru di Jakarta.
"Jadi tidak akan ragu saya katakan paling margin of error-nya cuma 2 persen. Kalau margin error 2 persen, itu 15 persennya pasti ke Anies-Sandi," terang Lulung.
Jadi saya katakan insyaallah Anies akan menjadi gubernur baru Jakarta.
