Transformasi Pendidikan Digital, Erlass Academy Luncurkan LMS Berbasis AI

Senang bertingkah bodoh
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mhd Irfan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

JAKARTA – Transformasi digital di sektor pendidikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan sekolah terhadap sistem pembelajaran yang fleksibel, terintegrasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Menjawab kebutuhan tersebut, Erlass Academy resmi meluncurkan Learning Management System (LMS) berbasis teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Gedung PT Gelora Aksara Pratama, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).
Peluncuran platform pembelajaran digital ini menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan digitalisasi pendidikan di Indonesia. LMS Erlass Academy dirancang untuk membantu sekolah mengelola proses belajar mengajar secara lebih efektif, terukur, dan interaktif.
Sebanyak 81 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan institusi pendidikan dari Jakarta dan sekitarnya menghadiri kegiatan tersebut. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan semakin besarnya perhatian dunia pendidikan terhadap pemanfaatan teknologi digital dan AI dalam mendukung pembelajaran.
Dalam acara tersebut, sejumlah isu strategis pendidikan menjadi fokus pembahasan, mulai dari implementasi teknologi dalam proses belajar mengajar, penguatan literasi digital siswa, hingga kesiapan sekolah menghadapi perubahan pola pembelajaran di era kecerdasan buatan.
Perkembangan teknologi dinilai telah mengubah cara peserta didik memperoleh informasi dan mengembangkan keterampilan. Karena itu, sekolah tidak lagi hanya berperan sebagai tempat transfer pengetahuan, tetapi juga dituntut membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah.
Baharuddin dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Timur mengatakan, transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam dunia pendidikan saat ini.
"Kegiatan Launching Erlass Academy membuka wawasan mengenai pentingnya transformasi digital di lingkungan sekolah. Materi yang disampaikan tidak hanya membahas teknologi, tetapi juga bagaimana sekolah dapat mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan," ujarnya.
Menurutnya, kehadiran LMS yang terintegrasi dapat membantu sekolah mengelola pembelajaran secara lebih modern dan sistematis.
Selain pemanfaatan platform pembelajaran digital, pengembangan kompetensi coding dan informatika juga menjadi salah satu topik utama yang dibahas. Pembelajaran coding dinilai mampu melatih pola pikir logis, sistematis, dan kemampuan problem solving yang dibutuhkan di era digital.
Pada jenjang sekolah dasar, siswa dapat mulai belajar melalui platform visual seperti Scratch. Sementara pada jenjang yang lebih tinggi, pembelajaran dapat dikembangkan menggunakan perangkat komputasi fisik seperti Microbit hingga bahasa pemrograman Python yang banyak digunakan dalam pengembangan teknologi modern.
Transformasi pendidikan juga mencakup pemanfaatan data untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih personal. Melalui pemetaan minat, bakat, dan potensi siswa, sekolah dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif sehingga strategi pembelajaran dapat disusun sesuai kebutuhan peserta didik.
Salah satu narasumber kegiatan, Ahmad Yusril Firdaus, menilai antusiasme peserta menunjukkan bahwa digitalisasi pendidikan di Indonesia akan terus berkembang.
"Erlass Academy hadir bukan sekadar sebagai Learning Management System, tetapi sebagai ekosistem pembelajaran terpadu yang membantu guru mengelola pembelajaran secara lebih efektif dan mendukung kebutuhan sekolah di era digital," katanya.
Peluncuran LMS Erlass Academy menjadi salah satu langkah dalam mendukung penguatan ekosistem pendidikan digital di Indonesia. Seiring perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan sekolah terhadap sistem pembelajaran yang inovatif, transformasi pendidikan berbasis digital diperkirakan akan terus menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di masa depan.
