Urutan Peristiwa Penyiraman Air Keras ke Wajah Novel Baswedan

11 April 2017 10:45
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
Novel Baswedan pasca disiram air keras (Foto: Dok. Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Novel Baswedan pasca disiram air keras (Foto: Dok. Istimewa)
Penyidik KPK Novel Baswedan mendapat serangan berupa penyiraman air keras ke wajahnya. Air keras itu mengenai matanya, sehingga mempengaruhi penglihatannya. "Penglihatannya jadi samar-samar," kata adik Novel, Taufik Baswedan, saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Rabu (11/4). Berikut kronologi peristiwanya.
ADVERTISEMENT
05.00 WIB
Novel keluar dari Masjid Jami' Al-Ihsan, setelah ia selesai menunaikan salat subuh.
Masjid Jami Al-Ihsan, tempat Novel salat subuh. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Masjid Jami Al-Ihsan, tempat Novel salat subuh. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
Masjid itu terletak di Jalan Al-Ihsan yang bersinggungan dengan Jalan Deposito--lokasi rumah Novel. Jarak masjid dan rumah Novel sekitar 50 meter.
Novel berjalan kaki ke rumahnya.
05.10 WIB
Novel yang sedang berjalan kaki mendengar suara motor memelan, di sebelah kanannya. "Novel sempat mengira pengemudi motor itu ingin menyapa, makanya ia menoleh ke kanan," kata Taufik.
TKP Serangan air keras terhadap Novel. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
TKP Serangan air keras terhadap Novel. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
Novel melihat dua orang naik motor berboncengan. Dalam sekejap, mereka melemparkan air di dalam cangkir berwarna hijau.
Barang bukti air keras Novel Baswedan (Foto: Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Barang bukti air keras Novel Baswedan (Foto: Aria Pradana/kumparan)
"Kejadiannya begitu cepat, pelaku yang memakai helm tertutup itu langsung pergi," kata Taufik.
Saat melihat gelagat pelaku hendak melakukan sesuatu, Novel sebetulnya sempat menghindar, tapi ia tetap kena cairan yang diduga merupakan air keras itu.
ADVERTISEMENT
Seketika setelah disiram, Novel melepas gamisnya. Gerakan menghindar itu membuat sendalnya terlepas.
Novel sempat menabrak pohon nangka sehingga di wajahnya ada bekas luka. Dia berteriak minta tolong. Ketika ini terjadi, dua pelaku itu sudah tak terlihat.
05.15 WIB
Novel kembali ke masjid dan langsung menuju tempat wudhu. Ia membasuh mukanya. Pada saat ini, Novel terus-menerus berteriak meminta tolong.
Novel sempat mencuci muka usai disiram air keras (Foto: Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Novel sempat mencuci muka usai disiram air keras (Foto: Aria Pradana/kumparan)
Saksi yang juga jemaah masjid, Hasan dan H Priyono, membawa Novel ke Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading. Mata Novel bengkak di bagian bawah.
05.30 WIB
Novel tiba di rumah sakit dan langsung mendapat pertolongan medis.
Mobil yang membawa Novel ke rumah sakit. (Foto: Ochi Amanaturrosyidah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Mobil yang membawa Novel ke rumah sakit. (Foto: Ochi Amanaturrosyidah/kumparan)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020