Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Masa Simpan Ikan Pindang di Desa Tambaksari Kendal

Mahasiswa Teknik Kimia angkatan 2023 Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Muhammad Abiyyu Biantoro tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Masa Simpan Ikan Pindang di Desa Tambaksari
Kendal – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan program edukasi mengenai pentingnya penentuan masa simpan ikan pindang kepada masyarakat Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keamanan pangan sekaligus mendukung peningkatan kualitas produk ikan pindang yang menjadi salah satu komoditas unggulan desa.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan materi mengenai faktor-faktor yang memengaruhi masa simpan ikan pindang, tanda-tanda penurunan mutu produk, serta pentingnya penyimpanan yang tepat agar kualitas ikan tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen. Masyarakat juga diperkenalkan dengan konsep penentuan masa simpan menggunakan metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) dengan pendekatan Arrhenius, yang banyak digunakan untuk memperkirakan umur simpan produk pangan secara ilmiah.
Pentingnya Masa Simpan Ikan Pindang bagi Masyarakat
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga masyarakat dapat berdiskusi mengenai permasalahan yang sering ditemui selama proses penyimpanan dan pemasaran ikan pindang. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait cara menjaga kualitas produk serta pentingnya informasi masa simpan bagi konsumen.
Sebagai bentuk luaran program kerja, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro menyerahkan banner edukasi kepada masyarakat Desa Tambaksari. Banner tersebut berisi informasi mengenai faktor-faktor yang memengaruhi masa simpan ikan pindang, ciri-ciri produk yang mengalami penurunan mutu, serta langkah-langkah penyimpanan yang baik. Banner diharapkan dapat menjadi media informasi yang mudah diakses dan dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan, sehingga pesan edukasi tidak berhenti setelah kegiatan penyuluhan selesai.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap masyarakat Desa Tambaksari semakin memahami pentingnya penentuan masa simpan ikan pindang sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan pangan dan meningkatkan daya saing produk lokal. Dengan kualitas produk yang lebih terjaga, diharapkan kepercayaan konsumen terhadap ikan pindang hasil olahan masyarakat Desa Tambaksari juga semakin meningkat.
