Konten dari Pengguna

Merayakan Hari Orangutan Internasional 2022 Melalui Lomba Mewarnai

Siswa SDIT Alam IKM Al Muhajirin Ikuti Lomba Mewarnai Orangutan
zoom-in-whitePerbesar
Siswa SDIT Alam IKM Al Muhajirin Ikuti Lomba Mewarnai Orangutan

“Selain berfokus pada proses pembelajaran lingkungan di dalam kelas, bentuk pembelajaran lingkungan hidup juga bisa melalui pendekatan seni, salah satunya adalah seni mewarnai” kata Muhammad Andi Hamka, guru Bahasa Dayak dan Pelestarian Alam SDIT Alam IKM Al Muhajirin.

Sabtu, 20 Agustus 2022 lalu Muhammad Andi Hamka mengajak sekaligus memdampingi dua orang siswanya yang diantarkan secara langsung oleh masing-masing orang tua siswa ke kantor BKSDA Kalimantan Tengah untuk menyalurkan bakat mewarnai melalui lomba mewarnai tingkat SD yang diselenggarakan oleh BKSDA Kalimantan Tengah dan Borneo Nature Foundation. Kegiatan mewarnai tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan hari orangutan sedunia yang diperingati setiap tanggal 19 Agustus 2022. Tahun ini kegiatan perayaan hari orangutan mengusung tema “Orangutan Hidup di Hutan”. Tema ini didapuk berdasarkan hasil diskusi antara beberapa pihak seperti pemerhati orangutan, akademisi dan pihak pemerintah. Tujuan dari tema ini adalah untuk menyuarakan perlindungan terhadap hutan sebagai bagian dari habitat orangutan.

Kegiatan lomba mewarnai kali ini cukup mendapatkan atusias yang besar dari masyarakat, terbukti selain dihadiri oleh 28 peserta lainnya kegiatan ini juga dihadir oleh beberapa tokoh di Kalimantan Tengah, akademisi, pihak pemerintah, dan masyarakat umum.

Khalisa (kelas 4) dan Yasmin (kelas 6) merupakan siswa yang diutus oleh SDIT Alam IKM Al Muhajirin untuk mengikuti lomba tersebut. Kedua siswa tersebut diketahui sebagai bagian dari anggota club mewarnai di sekolah. Selain untuk menyarukan bakat kedua siswa ini dalam hal mewarnai, kegiatan ini juga merupakan ajang untuk memperkenalkan satwa endemic Kalimantan yaitu orangutan (Pongo pygmaeus) yang merupakan bagian dari penyeimbang ekosistem alam.

“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah siswa kami berani mencoba, dan berani berkompetisi. Untuk menang atau tidak itu adalah hal belakangan yang penting esensi nilai seni dan lingkungan dapat tersampaikan kepada siswa kami” ujar Muhammad Andi Hamka.