Konten dari Pengguna

Tim KKN-T IPB Bersama KLHK Mengajak Masyarakat Menanam 400 Pohon di Lahan Kritis

Muhammad Arkan Nabil

Muhammad Arkan Nabil

Seorang mahasiswa tingkat akhir IPB University, memiliki minat yang kuat dalam kesusastraan, politik, dan pengembangan masyarakat.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Arkan Nabil tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

GROBOGAN, kumparan.com- Pada Senin Pagi, 18 Juli 2022 telah dilaksanakan penanaman 400 pohon di Desa Simo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah oleh Mahasiswa KKN-T IPB bersama KLHK dan warga setempat.

Kegiatan penanaman pohon ini dilaksanakan tepatnya di Bukit Pentit di Dusun Suru dengan mengundang berbagai elemen masyarakat yang ada di Desa Simo seperti karang taruna dan kelompok tani hutan (KTH) setempat. Kegiatan ini dihadiri sebanyak 50 orang perwakilan dari masing-masing pihak.

Foto bersama warga, KLHK, kelompok tani hutan(KTH), dan komunitas peduli lingkungan setempatt
zoom-in-whitePerbesar
Foto bersama warga, KLHK, kelompok tani hutan(KTH), dan komunitas peduli lingkungan setempatt

Tak hanya menanam, kegiatan diawali dengan edukasi kepada warga terkait Sustainability Development and Goals(SDG’s) Desa poin ke 15 yaitu kepedulian terhadap ekosistem daratan, yang disampaikan dan dikemas dalam konteks kelokalan.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan KLHK didampingi oleh penyuluh kehutanan setempat yaitu Bapak Supaya, kehadiran penyuluh kehutanan dimaksudkan untuk memberikan edukasi cara penanaman pohon yang baik, serta pengarahan kepada KTH setempat untuk lebih memperhatikan keseimbangan lahan garapan supaya tidak sepenuhnya ditanami tanaman produksi.

Menurut ketua Tim KKN-T IPB, Yoga Eka Prasetyan (21) pemilihan tempat di Bukit Pentit secara sengaja dimaksudkan untuk memperbaiki lahan bukit yang gundul karena digarap secara kurang berkelanjutan, dan sudah masuk ke dalam kategori lahan kritis karena minim vegetasi berkayu. Lahan yang gundul tentunya memunculkan berbagai resiko seperti longsor dan kekeringan karena tidak ada pohon yang mampu menahan air untuk tetap berada di dalam tanah.

“Dengan penanaman pohon ini, diharapkan di masa depan kebutuhan air tanah di Desa Simo dapat tercukupi, selain itu dengan diadakannya edukasi tentang penanaman pohon, warga akan memperlakukan alam dengan lebih baik dan berkelanjutan.” tukas Yoga dalam pelaksanaan acara tempo hari.