Mengenal Gaya APA, MLA, dan Chicago Styles dalam Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah A. R. Fachruddin
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Muhammad Badur Kencana Kuning tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam dunia akademik dan penulisan ilmiah, penggunaan gaya penulisan (citation style) menjadi bagian penting dalam menyusun karya tulis yang sistematis, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Tiga gaya penulisan yang paling umum digunakan di berbagai lembaga pendidikan dan publikasi ilmiah adalah APA (American Psychological Association), MLA (Modern Language Association), dan Chicago Manual of Style.
Artikel ini akan membahas ketiga gaya penulisan tersebut. Masing-masing gaya memiliki aturan dan format tersendiri dalam menyusun kutipan dan daftar pustaka.
APA (Amarican Psychological Association)
Gaya penulisan APA (American Psychological Association) merupakan gaya sitasi yang dikeluarkan oleh American Psychological Association, sebuah organisasi untuk para profesional di bidang psikologi pada tahun 1929. Gaya APA ini sering kali digunakan dalam penulisan karya tulis ilmiah terutama di bidang psikologi, ilmu sosial, pendidikan, dan sains lainnya. Gaya APA mencakup dua bagian dalam penulisan sitasi yaitu mengutip dalam teks (In-text citition) dan daftar pustaka/bibliografi (List of references).
Adapun beberapa ciri-ciri dari gaya penulisan sitasi APA, yaitu:
1. Daftar pustaka ditulis urut secara alfabetis berdasarkan nama belakang penulis atau judul apabila tidak ada nama penulisnya.
2. Nama depan penulis ditulis sebagai inisial.
3. Jika terdapat nama penulis yang sama dalam daftar pustaka ditulis secara berurutan dari tahun yang paling lama.
4. Dapat ditambahkan huruf a, b, c, dan seterusnya setelah tahun jika terdapat beberapa publikasi dari penulis yang sama dalam satu tahun.
Berikut ini merupakan contoh format singkat dari gaya penulisan sitasi APA:
• Jenis sumber: Buku
Nama Akhir, Inisial Nama Depan. (Tahun Publikasi). Judul buku (Edisi ke-X). Tempat Terbit: Penerbit.
• Jenis sumber: Artikel Jurnal
Nama Akhir, Inisial Nama Depan. (Tahun Publikasi). Judul artikel. Nama Jurnal, volume (nomor), halaman. https://doi.org/xxxx
Kemudian contoh format kutipan dalam teks (In-text citation):
• Kutipan langsung: (Nama Akhir Penulis, Tahun, halaman), contoh: (Smith, 2022, p. 25)
• Kutipan tidak langsung: (Nama Akhir Penulis, Tahun), contoh; (Smith, 2022)
MLA (Modern Language Association)
Gaya penulisan MLA (Modern Language Association) merupakan gaya sitasi yang dikeluarkan oleh Modern Language Association, sebuah organisasi untuk para pengajar dan peneliti bahasa modern pada tahun 1985. Gaya MLA paling banyak digunakan dalam bidang seni, bahasa, ilmu humaniora, khususnya sastra.
Gaya MLA juga memiliki tiga bagian utama dalam penulisan sitasi, yang pertama yaitu mengutip dalam teks (In-text citation), kedua yaitu daftar pustaka/bibliografi (List of work cited), dan ketiga yaitu catatan penjelasan (Explanatory notes). Untuk In-text citation dan List of work cited wajib untuk dibuat, sementara untuk Explanatory notes tidak wajib (optional).
Adapun beberapa ciri-ciri dari gaya penulisan sitasi MLA, yaitu:
1. Nama penulis ditulis lengkap dengan nama belakang atau akhir dituliskan di depan.
2. Tahun terbit diletakkan pada bagian akhir.
3. Kutipan pada halaman cukup dengan menuliskan kata akhir dan nomor halaman kutipan.
4. Pada beberapa media tertentu dapat ditambahkan informasi jenis media dan format, misal cetak, online, web, dll.
5. Pada sumber online cukup menampilkan tanggal bulan dan tahun diakses tanpa menyebutkan sumber online-nya.
Berikut ini merupakan contoh format singkat dari gaya penulisan sitasi MLA:
• Jenis sumber: Buku
Nama Akhir, Nama Depan. Judul Buku. Edisi, Penerbit, Tahun Publikasi.
• Jenis sumber: Artikel Jurnal
Nama Akhir, Nama Depan. “Judul Artikel.” Nama Jurnal, volume. Volume, no. Nomor, Tahun Publikasi, halaman.
Kemudian contoh format kutipan dalam teks (In-text citation):
• Kutipan langsung: (Nama Akhir Penulis Halaman), contoh: (Smith 25)
• Kutipan tidak langsung: (Nama Akhir Penulis), contoh: (Smith)
Catatan penjelasan (Explanatory notes) digunakan untuk memberikan informasi tambahan atau komentar terkait kutipan dalam teks atau daftar pustaka.
Chicago Styles
Chicago (The Chicago Manual of Style) dirilis oleh Chicago University Press, pada tahun 1906. Gaya penulisan Chicago banyak digunakan terutama oleh para humaniora karena penggunaan Catatan kaki atau Catatan akhir dan halaman daftar pustaka. Chicago style dalam penulisannya menggunakan dua sistem sitasi yaitu Note and Bibliography System dan Author-Date System.
Note and Bibliography System merupakan sistem yang banyak digunakan di dalam bidang humaniora terutama bidang sejarah. Author-Date System, banyak digunakan dalam bidang sains/sosial.
Adapun beberapa ciri-ciri dari gaya penulisan sitasi Chicago, yaitu:
1. Pada catatan kutipan memasukan nama penulis seperti terdaftar dalam artikel (nama depan nama akhir). Sedangkan dalam daftar pustaka atau bibliografi penulisan penulis dibalik (nama akhir, nama depan) sedangkan penulis tambahan tidak dibalik.
2. Penggunaan Catatan kaki atau footnotes serta endnotes dalam melakukan kutipan di dalam tulisan atau karya tulis dengan diberi nomor secara kronologis.
3. Penulisan penulis ditulis secara utuh dan di balik.
4. Selalu memberikan informasi tanggal publikasi atau tanggal terakhir di-update, apabila tidak ada gunakan kode: n.d.
5. Judul untuk karya tulisan pendek seperti artikel, lagu, puisi, cerita pendek ditempatkan dengan memberikan tanda quotation (“) di antara judul (“Judul”). Tapi untuk judul karya tulisan panjang seperti buku, jurnal, album, film ditulis italic atau miring (Judul)
6. Mempunyai dua sistem pencatatan yakni Notes-Bibliography (catatan bibliografi) yang digunakan dalam bidang Humaniora dan gaya Author-Date yang digunakan untuk ilmu sosial, ilmu fisik dan ilmu alam.
7. Notes-Bibliography ini menampilkan informasi bibliografi dalam sebuah catatan bisa berupa catatan kaki maupun catatan akhir. Sedangkan Author-Date menggunakan kutipan langsung pada teks utama dengan memberikan informasi nama akhir penulis dan waktu publikasi, dimana daftar kutipan ini akan ditampilkan dalam daftar referensi di akhir tulisan.
Contoh format Catatan kaki (Footnotes) atau Catatan Akhir (Endnotes):
• Jenis sumber: Buku
Nama Depan Nama Akhir Penulis, Judul Buku (Tempat Terbit: Penerbit, Tahun Publikasi), halaman.
• Jenis sumber: Artikel Jurnal
Nama Depan Nama Akhir Penulis, “Judul Artikel,” Nama Jurnal Volume, No. Nomor (Tahun): halaman, URL atau DOL
Contoh format Daftar Pustaka (Bibliografi):
• Jenis sumber: Buku
Nama Akhir, Nama Depan Penulis. Judul Buku. Edisi ke-X. Tempat Terbit: Penerbit, Tahun Publikasi.
• Jenis sumber: Artikel Jurnal
Nama Akhir, Nama Depan Penulis. "Judul Artikel." Nama Jurnal Volume, No. Nomor (Tahun): halaman. URL atau DOL
Pemilihan gaya penulisan biasanya ditentukan oleh bidang studi tertentu. Gaya APA banyak digunakan dalam ilmu sosial dan psikologi, MLA umum digunakan dalam bidang humaniora seperti sastra dan bahasa, sedangkan gaya Chicago fleksibel dan kerap dipakai dalam sejarah, seni, dan bidang yang memerlukan catatan kaki yang mendalam. Mengenal perbedaan ketiga gaya ini sangat penting bagi pelajar, mahasiswa, peneliti, maupun penulis yang ingin menyusun karya ilmiah secara profesional dan sesuai standar akademik.
Daftar Pustaka
Maharani, S., Susilowati, I., & Wahyuno, S. R. (2020). Sitasi Ilmiah Dan Penggunaan References Tool Manager. BuatBuku. Com.
Sitasi, A. D. GAYA PENULISAN SITASI DALAM LAPORAN PENELITIAN.
Mursyidan, A. GAYA PENULISAN SITASI DALAM LAPORAN PENELITIAN.
Siddik, M., Ilyas, M., Mulawarman, W. G., Hudiyono, Y., Sulistyowati, E. D., Murtadlo, A., ... & Wahyuni, I. (2020). Bahasa Indonesia Akademik. Pusat MPK LP3M Universitas Mulawarman.
SINAMBELA, Y. P. L. CARA MENGGUNAKAN APLIKASI MENDELEY.
Rustan, I. F. R., Kom, I. T. U. K. S., Kom, M., Susanti, W., Syafruddin, S. A., Junaedi, M. D. I. A. T., ... & Ristiani, S. P. TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH.
Muhammad Badur Kencana Kuning, Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH A. R. FACHRUDDIN
